VOICE Indonesia
HOT
News

Meski DBH Dipangkas, Pemprov DKI Tegaskan Pendidikan Tetap Jadi Prioritas

Afifah - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi4 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung(Foto: dok./voiceindonesia.co/ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas akses pendidikan melalui bantuan biaya sekolah, beasiswa, program sekolah swasta gratis, dan pembenahan fasilitas pendidikan.

Pada Tahap II Tahun 2026, program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus menjangkau 661.209 peserta didik, sedangkan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) disalurkan kepada 15.825 mahasiswa.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pendidikan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah meskipun terdapat pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH).

Menurut dia, kebijakan pendidikan perlu disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan data agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

Hal tersebut disampaikan Pramono saat memberikan sambutan dalam Konferensi Regional ke-10 Education International Asia-Pacific (EIAP) di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa (13/10). Forum yang diikuti organisasi guru dari kawasan Asia-Pasifik itu mengusung tema Organising for Power, Education Unions Shaping the Future of Education in the Asia Pacific Region.

“Komitmen ini kami dukung melalui program-program unggulan, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, yaitu bantuan keuangan bagi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah, dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), sebuah program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu untuk membantu mereka meraih kesuksesan, mulai dari jenjang sekolah hingga universitas,” ujarnya.

Selain bantuan pembiayaan, Pemprov DKI terus membenahi sarana dan prasarana sekolah. Dari target rehabilitasi 19 gedung sekolah sejak 2025, sebanyak 18 gedung dilaporkan telah selesai direhabilitasi.

Pemprov DKI juga menjalankan program Sekolah Swasta Gratis yang mencakup 103 sekolah. Program tersebut ditujukan untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan, terutama bagi peserta didik yang membutuhkan dukungan biaya.

Untuk memperluas akses pendidikan tinggi, Pemprov DKI tengah menyiapkan Beasiswa Jakarta Unggul atau LPDP Jakarta yang direncanakan mulai berjalan pada 2027.

“Di samping itu, kami juga secara aktif mempersiapkan Beasiswa Jakarta Unggul di Tahun 2027, untuk melahirkan generasi unggul yang siap membawa Jakarta bersaing di kancah internasional,” ucapnya.

Dalam konferensi tersebut, Pramono juga menekankan pentingnya peran organisasi guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia menilai dukungan terhadap tenaga pendidik diperlukan untuk memperkuat sistem pendidikan, terutama di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pembelajaran.

“Tema konferensi ini juga menegaskan pentingnya peran organisasi guru dalam membentuk masa depan pendidikan di kawasan Asia-Pasifik. Seiring dengan dunia yang terus berubah, kita harus memastikan setiap guru mendapatkan dukungan penuh untuk menghadirkan pendidikan yang bermutu,” katanya.

Pramono menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta pada 2025 mencapai 85,05 dan menjadi yang tertinggi secara nasional. Ia juga menyatakan Jakarta menempati peringkat pertama di Indonesia dalam pemeringkatan QS Best Student Cities 2027.

“Alhamdulillah, berkat berbagai upaya strategis tersebut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta Tahun 2025 mencapai 85,05, dan menjadi yang tertinggi secara nasional. Jakarta juga menempati peringkat pertama kota pendidikan di Indonesia dalam QS Best Student Cities 2027,” ungkapnya.

Pramono turut mengapresiasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai anggota aktif Education International yang berperan dalam memperjuangkan kesejahteraan, perlindungan hukum, dan profesionalisme guru. Ia menyatakan Pemprov DKI terbuka untuk memperkuat kolaborasi dengan organisasi guru, sekolah, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Jakarta sebagai tuan rumah penyelenggaraan The 10th Education International Asia-Pacific Regional Conference. Selamat mengikuti rangkaian konferensi ini. Semoga kegiatan ini mampu menghasilkan gagasan-gagasan transformatif untuk masa depan dunia pendidikan yang lebih adil dan gemilang,” pungkasnya.

Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi mengatakan lebih dari 35 negara di kawasan Asia-Pasifik telah memercayakan PGRI menjadi tuan rumah konferensi tersebut. Ia berharap pertemuan itu menjadi ruang untuk bertukar gagasan, memperkuat solidaritas, dan membangun kerja sama antarorganisasi guru.

“Kami berkomitmen untuk melakukan yang terbaik agar konferensi ini bermakna, sukses, dan berkesan bagi kita semua. Saya berharap hari-hari ini akan memberikan kita kesempatan yang berharga untuk bertukar pikiran, memperkuat solidaritas, dan membangun kerja sama yang lebih kuat demi masa depan pendidikan dan profesi keguruan,” ujar Unifah.

Sementara itu, Chairperson EIAP Regional Committee Tsukasa Takimoto mengajak organisasi guru di kawasan Asia-Pasifik memperkuat organisasi yang demokratis serta mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi dalam pendidikan.

“Mari kita bersama-sama mendorong pengorganisasian untuk memperkuat kekuatan organisasi, dan dengan kekuatan itu, mari kita bentuk masa depan pendidikan di kawasan Asia-Pasifik. Saya berharap dari lubuk hati yang paling dalam agar Konferensi Regional EIAP ke-10 ini membuahkan banyak hasil, penuh inspirasi, dan berakhir dengan sukses,” ujarnya. (af)

Pilihan Redaksi

Bukan Hanya Pekerja Rumah Tangga, PMI Didorong Masuk Industri Hospitality UEAPekerja Migran Indonesia

Bukan Hanya Pekerja Rumah Tangga, PMI Didorong Masuk Industri Hospitality UEA

S Nurafifa· 14 October 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.