Kemnaker Serahkan Ratifikasi Konvensi ILO 188
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Dalam forum tertinggi ketenagakerjaan dunia tersebut, Indonesia membawa misi strategis untuk memperkuat pelindungan buruh digital, pekerja perikanan, hingga kesetaraan gender di tengah hantaman disrupsi global.
“Indonesia hadir untuk membawa suara ketenagakerjaan nasional. Perubahan dunia kerja harus kita kelola agar pekerja tetap terlindungi, kesempatan kerja semakin terbuka, dunia usaha tetap berjalan, dan investasi tetap terjaga,” ujar Menaker Yassierli dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Yassierli memaparkan, forum ILC ke-114 tahun 2026 ini mengusung tema universal “Navigating Change Through Inclusive Social Dialogue”.
Otoritas perburuhan dunia menekankan bahwa bauran kebijakan ekonomi global ke depan wajib dimusyawarahkan secara tripartit guna menghadapi badai digitalisasi dan perkembangan ekonomi platform agar tidak menciptakan gelombang marjinalisasi baru bagi kaum pekerja.
"Dalam situasi global yang penuh tantangan, dialog sosial menjadi kunci. Pekerja, pengusaha, dan pemerintah harus terus membangun komunikasi yang konstruktif agar hubungan industrial tetap kondusif dan keberlangsungan usaha tetap terjaga," kata Menaker.
Dalam peta diplomasi di Swiss, Indonesia secara khusus membidik empat kluster isu krusial.
Agenda tersebut meliputi standardisasi hak normatif pekerja platform ojek dan kurir daring, pemenuhan hak pekerja perempuan, penguatan kelembagaan tripartit lokal, serta konsistensi dukungan politik terhadap perluasan hak partisipasi Palestina di dalam ekosistem ILO.
Di sisi lain, kepala delegasi Indonesia dijadwalkan melakukan aksi monumental dengan menyerahkan langsung draf instrumen asli ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Sektor Penangkapan Ikan kepada Direktur Jenderal ILO.
Langkah hukum internasional ini menjadi tonggak sejarah baru bagi penguatan tameng hukum serta kepastian keselamatan kerja bagi ratusan ribu pelaut dan Awak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia yang rentan menjadi korban eksploitasi di laut lepas.
Kepala Biro Kerja Sama Kemnaker M. Arif Hidayat menambahkan, selain menyampaikan Pernyataan Nasional (National Statement) pada Sidang Pleno utama, Menaker Yassierli juga akan menghadiri pertemuan tingkat tinggi para menteri ketenagakerjaan kawasan Asia Pasifik (ASPAG Labour Ministers’ Meeting).
Pertemuan bilateral ini difokuskan untuk memperluas akses pasar kerja formal internasional bagi tenaga kerja terampil asal Indonesia.
Pilihan Redaksi
Sesumbar Said Iqbal Setelah Masuk Lingkaran Istana
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026). Pascapelantikan, Said Iqbal menegaskan komitmennya untuk membantu
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

