VOICEINDONESIA.CO, New Jersey – Absennya Lautaro Martinez menjadi salah satu titik balik yang paling disorot dalam kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Lionel Scaloni kehilangan penyerang yang selama beberapa tahun terakhir selalu hadir sebagai pembeda di laga-laga besar.
Tanpa striker Inter Milan tersebut, lini depan La Albiceleste kehilangan ketajaman dan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan, sebelum akhirnya menyerah 0-1 melalui gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu. Padahal, dalam empat final mayor sebelumnya bersama Argentina, Lautaro selalu menjadi bagian dari tim juara, bahkan dua kali tampil sebagai penentu kemenangan lewat gol dan assist.
Kehilangan Lautaro membuat Argentina kehilangan sosok penyerang murni yang mampu membuka ruang sekaligus menjadi penyelesai akhir di kotak penalti. Di sepanjang turnamen, Lautaro juga berperan penting, termasuk mencetak gol kemenangan saat semifinal menghadapi Inggris.
Secara statistik, absennya Lautaro memang memberikan dampak signifikan terhadap efektivitas lini depan Argentina. Dalam final menghadapi Spanyol, La Albiceleste gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan, sementara Spanyol tampil dominan dalam penguasaan bola dan jumlah peluang yang diciptakan. Ferran Torres akhirnya memastikan kemenangan Spanyol melalui gol di babak tambahan waktu.
Lautaro tercatat selalu menjadi bagian dari empat partai final besar yang seluruhnya berakhir dengan kemenangan Argentina. Pada Finalissima 2022 dan Copa América 2024, kontribusinya bahkan sangat menentukan melalui gol-gol penting. Tidak mengherankan jika ketidakhadirannya di final melawan Spanyol dinilai mengurangi daya gedor Argentina, terutama ketika tim kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang pertandingan.
Kehadiran Lautaro selama beberapa tahun terakhir memang bukan sekadar pelengkap bagi Lionel Messi. Penyerang berusia 28 tahun itu telah berkembang menjadi penyerang utama Argentina dengan kemampuan menekan lawan, membuka ruang, serta memiliki naluri mencetak gol pada pertandingan-pertandingan besar. Rekam jejaknya di berbagai final menjadi bukti bahwa Lautaro merupakan salah satu pemain paling menentukan dalam era kejayaan Argentina di bawah Lionel Scaloni.
Lautaro Martinez memiliki catatan impresif setiap kali tampil pada partai final bersama tim nasional Argentina.
Copa América 2021 – Argentina 1-0 Brasil. Lautaro tampil sebagai starter dan membantu Argentina mengakhiri puasa gelar selama 28 tahun.
Finalissima 2022 – Argentina 3-0 Italia. Lautaro mencetak satu gol dan satu assist, menjadi salah satu pemain terbaik dalam kemenangan telak atas juara Eropa.
Copa América 2024 – Argentina 1-0 Kolombia (extra time). Lautaro mencetak gol kemenangan pada babak tambahan waktu sekaligus memastikan Argentina mempertahankan gelar juara.
Piala Dunia 2022 – Argentina 3-3 Prancis (menang adu penalti). Lautaro masuk sebagai pemain pengganti pada babak tambahan waktu dan sukses menjalankan perannya hingga Argentina menjadi juara dunia.

















