
Pengangguran Tembus 7 Juta, Kemnaker Ungkap Dua Faktor Utama Penyebabnya

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi menyampaikan bahwa menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada Februari tercatat sebesar 4,76 persen. Artinya, terdapat lebih dari 7 juta penduduk usia kerja yang belum memiliki pekerjaan.
"Menurut data BPS pada Februari 2025, tingkat pengangguran terbuka saat ini 4,76%, artinya masih terdapat lebih dari 7 juta penduduk Indonesia yang belum bekerja dan mengalami kesulitan mencari kerja," ujar Kuntadi dalam laporannya saat membuka acara Job Fair Kemnaker 2025 di Jakarta, pada Kamis (22/5/2025).
Kuntadi menyebutkan bahwa faktor yang mempengaruhi pengangguran di Indonesia meliputi dua hal pertama, kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki pencari kerja dengan kebutuhan dunia kerja.
Baca Juga: Menaker Perkenalkan Program School to Work Transition untuk Atasi Pengangguran
Kedua, terbatasnya akses informasi yang dimiliki para pencari kerja atas kesempatan kerja yang tersedia.
Ia menilai bahwa Saat ini, kebutuhan dunia industri terus berubah seiring dengan tren yang berkembang. Sementara itu, keterampilan yang dimiliki calon tenaga kerja dari pendidikan formal belum mampu sepenuhnya menyesuaikan diri dengan kemajuan di sektor industri.
"Ada dua masalah utama yang membuat pencari kerja sulit mendapatkan pekerjaan. Pertama, kesenjangan atau mismatch antara keterampilan yang dimiliki pencari kerja dengan kebutuhan dunia kerja. Kedua, terbatasnya akses informasi yang dimiliki para pencari kerja atas kesempatan kerja yang tersedia," katanya.
Diketahui, Kementerian Ketenagakejaan (Kemnaker) kembali menggelar Job Fair bertema 'Optimalisasi Talenta Unggul untuk Indonesia Emas 2045' pada 22-23 Mei 2025 di halaman kantor Kemnaker, Jakarta.
Baca Juga: Kapolri Tinjau Kawasan Industri Brebes, Harap Masalah Pengangguran Teratasi
Lowongan Kerja (loker) akan tersedia di acara Job Fair dengan total 52.476, Terdiri dari lowongan offline 17.847 dan 34.629 lowongan online, dan diikuti ratusan perusaahaan (manufaktur, jasa).
Kepala Biro Humas Kemnaker Sunardi Manampiar Sinaga menegaskan bahwa Job Fair 2025 ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk dapat mengikuti walk in interview, konsultasi karir, expo program ketenagakerjaan dan Kementerian lainnya serta dialog interaktif dengan para tokoh dan orang-orang sukses.
"Kita berharap rekanaker dapat belajar dari mereka dan ada beberapa booth (stand) Kemnaker dan program kewirausahaan. Jadi 22-23 Mei (Kamis-Jumat) kita welcome kepada semua teman-teman untuk bisa hadir di Job Fair ini," kata Sunardi dalam Siaran Pers Biro Humas, pada Rabu (21/5/2025).
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



