
KAI Tambah 14 Perjalanan Atasi Lonjakan Penumpang di Surabaya

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya memproyeksikan sebanyak 170 ribu lebih penumpang akan menggunakan layanan kereta api selama libur panjang Iduladha 2026. Periode angkutan libur berlangsung mulai Selasa (26/5/2026) hingga 1 Juni 2026.
Penumpang Kereta Api di Surabaya Diproyeksi Capai 170 Ribu
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan hingga saat ini jumlah pelanggan yang tercatat mencapai 170.865 penumpang. Rinciannya, sebanyak 86.087 penumpang berangkat dan 84.778 penumpang turun di wilayah Daop 8 Surabaya.
"Total kapasitas yang disediakan mencapai sekitar 158 ribu tempat duduk,” kata Mahendro, Selasa (26/5/2026).
Untuk mendukung lonjakan penumpang, KAI Daop 8 mengoperasikan 42 perjalanan kereta api jarak jauh yang berangkat awal dari wilayah Surabaya setiap hari. Selain itu, terdapat 14 perjalanan kereta tambahan yang melintas di wilayah Daop 8.
Sejumlah kota tujuan favorit masyarakat selama libur Idul adha tahun ini di antaranya Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, dan Banyuwangi.
Mahendro memastikan petugas disiagakan di stasiun untuk membantu proses boarding hingga memberikan informasi perjalanan kepada pelanggan.
“Petugas kami disiagakan untuk memastikan pelayanan tetap optimal selama masa libur panjang,” ujarnya.
Pada hari pertama masa libur Idul adha, hingga pukul 10.00 WIB, KAI Daop 8 mencatat pergerakan penumpang mencapai 39.143 orang. Jumlah itu terdiri dari 21.525 penumpang berangkat dan 17.618 penumpang turun.
Angka tersebut diperkirakan masih terus bertambah hingga malam hari seiring jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api.
Tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi yakni Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 12.071 pelanggan, Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 11.379 pelanggan, serta Stasiun Malang dengan 6.024 pelanggan.
KAI mengimbau masyarakat datang lebih awal ke stasiun dan memperhatikan jadwal keberangkatan guna menghindari antrean selama masa libur panjang berlangsung.(fsm)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



