
Disnaker Kepri : Pengemudi Ojol Dapat Bonus Hari Raya 20 Persen

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau, Kepri menyampaikan pengemudi ojek online (ojol) mendapat bonus hari raya sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir.
Hal itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3/HK.04.00/III/2025 tentang Pemberian Bonus Hari Raya Keagamaan Tahun 2025 bagi Pengemudi dan Kurir pada Layanan Angkutan Berbasis Aplikasi.
"Dalam SE itu, bonus hari raya diberikan paling lambat sepekan sebelum hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah," kata Plt. Kepala Disnakertrans Kepri John Barus di Tanjungpinang, Senin.
Dia menyebut pengemudi ojol tidak serta-merta mendapat bonus hari raya dari operator atau perusahaan, melainkan harus memiliki kriteria khusus, yaitu berkinerja baik.
Baca Juga : Sri Mulyani Alokasikan Rp49,4 Triliun Untuk THR ASN 2025
pihaknya mengimbau operator transportasi online tetap mengakomodir bonus hari raya bagi pengemudi ojol yang tidak memenuhi kriteria berkinerja baik.
"Kinerja ojek online biasanya dinilai dari rating bintang yang dibagikan pelanggan, kalau satu bintang artinya pelayanan yang diberikan pengemudi sangat buruk, sehingga perlu ditingkatkan lagi supaya dapat bonus hari raya," ujarnya.
Disnakertrans Kepri turut mengapresiasi kebijakan Presiden RI Prabowo yang memberikan bonus hari raya bagi pengemudi ojol. Hal ini sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada para pekerja ojek dan kurir online, karena mereka sangat berperan penting dalam mendukung perekonomian digital dan mobilitas masyarakat.
John Barus menambahkan saat ini pihaknya masih mendata jumlah pengemudi ojol yang beroperasi di wilayah Kepri. Disnakertrans Kepri berkomitmen mengawal pembayaran bonus hari raya bagi pengemudi ojol.
"Kami telah membuka tiga posko THR di Tanjungpinang, Batam, dan Karimun untuk menerima konsultasi dan pengaduan terkait pembayaran THR pekerja, termasuk bagi pengemudi ojol," katanya.
John Barus juga mensimulasikan besaran bonus hari raya bagi pengemudi online dengan rata-rata pendapatan Rp3 juta per bulan lalu dikali 20 persen, maka bonus hari raya yang diperoleh sebesar Rp600 ribu. *
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



