VOICE Indonesia
Ekonomi

Ternyata Ini Peran Danatara dalam Program Kopdes Merah Putih

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kesalahpahaman soal siapa yang membiayai program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akhirnya diluruskan langsung oleh Danantara Indonesia. Banyak pihak yang mengira Danantara yang merogoh kocek untuk membangun ekosistem ekonomi desa itu, padahal faktanya seluruh pendanaan berasal dari pemerintah.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria menegaskan Danantara hanya berperan membantu pelaksanaan program, bukan sebagai sumber dana. Perusahaan-perusahaan di bawah Danantara memang dilibatkan, tapi semua pekerjaan yang mereka lakukan tetap dibayar oleh negara.

"Perlu dijelaskan bahwa peran Danantara dalam program tersebut adalah membantu pemerintah menjalankan program, tetapi uang yang digunakan bukan uang Danantara. Uangnya adalah uang pemerintah," tegas Dony dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Dony menjelaskan tujuan utama Kopdes Merah Putih adalah membangun ekosistem ekonomi desa yang kuat dan terintegrasi. Melalui program ini distribusi pupuk ke petani akan lebih tertata, hasil pertanian akan diserap melalui kerja sama dengan Bulog, dan akses pembiayaan masyarakat diperluas melalui fungsi simpan pinjam koperasi.

Pemerintah juga menyiapkan skema kredit berbunga rendah yang disalurkan melalui jaringan koperasi dengan melibatkan Permodalan Nasional Madani. Presiden Prabowo telah mengarahkan agar bunga kredit yang sebelumnya bisa mencapai 24 persen diturunkan drastis menjadi sekitar 8 persen.

Dony memastikan program ini tidak akan mengganggu orientasi bisnis Danantara sebagai entitas komersial.

"Danantara tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai entitas komersial, sementara penugasan pemerintah dibiayai oleh negara sesuai ketentuan yang berlaku," pungkas Dony.

Ringkasan AI

Kesalahpahaman soal siapa yang membiayai program Koperasi Desa Merah Putih akhirnya diluruskan langsung oleh COO Danantara Indonesia. Banyak pihak yang mengira Danantara yang merogoh kocek untuk membangun ekosistem ekonomi desa itu, padahal faktanya seluruh pendanaan berasal dari pemerintah.Kepala B

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.