VOICE Indonesia
Ekonomi

Pemerintah Mulai Kelabakan, Bea Masuk LPG Dipangkas hingga Andalkan B50

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Sejumlah kendaraan mengisi bahan bakar di SPBU, mencerminkan aktivitas distribusi BBM di tengah upaya pemerintah menjaga ketersediaan energi dan stabilitas harga di tengah fluktuasi harga minyak dunia
Aktivitas pengisian bahan bakar minyak di SPBU sebagai bagian dari distribusi energi di dalam negeri.(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Salah satu langkah paling nyata adalah pemangkasan bea masuk impor LPG dari 5 persen menjadi 0 persen demi menjaga pasokan energi domestik. Di sisi lain, program biodiesel B50 dijadwalkan berlaku mulai 1 Juli mendatang dan diproyeksikan menghemat pembelian solar hingga Rp48 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah tidak terpaku pada satu skenario tetap dalam menghadapi fluktuasi harga energi global.

"Yang penting kita punya skenario untuk menjaga dan skenario ini sifatnya dinamis," tegas Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Fluktuasi harga minyak disebut masih dipengaruhi ketegangan geopolitik yang membuat proyeksi harga energi sulit diprediksi. Pemerintah juga mencatat realisasi harga pembelian energi tidak selalu mengikuti harga tertinggi di pasar global karena menggunakan sistem rata-rata harga pembelian, sehingga beban subsidi energi dalam APBN 2026 tetap terjaga.

"Implementasi B50 pada 1 Juli nanti dan akselerasi program EBT diharapkan bisa menghemat pembelian diesel atau solar sebesar Rp48 triliun," pungkas Airlangga.

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.