
Program Perbaikan Sekolah Serap 238 Ribu Tenaga Kerja, Ekonomi Lokal Ikut Menggeliat

Baca Juga: Tak Perlu Khawatir, Arab Saudi Pastikan Jadwal Haji 2026Berjalan Normal Data Kantor Staf Presiden (KSP) menunjukkan bahwa setiap satu proyek perbaikan sekolah rata-rata memberdayakan sekitar 22 pekerja lokal. "Secara keseluruhan tercatat 238.131 pekerja yang terlibat dalam program ini sebagai pekerja bangunan, mulai dari insinyur, pengawas proyek, dan tenaga pendukung lainnya," kata Qodari dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Selain membuka lapangan kerja konstruksi, program Rapid turut menggerakkan sekitar 58.000 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Baca Juga: Komisi X DPR Minta PJJ Tidak Diterapkan Secara Nasional, Ini Alasannya Para pelaku usaha yang terdampak positif meliputi penyedia bahan bangunan lokal hingga pedagang makanan dan minuman di sekitar area proyek. Aktivitas ini juga dilaporkan memicu pertumbuhan pada sektor transportasi dan jasa penyewaan alat di daerah. "Ini menjadi bukti bahwa pelaksanaan Rapid secara swakelola tidak hanya memperbaiki fasilitas pendidikan tapi juga membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitarnya," jelas Qodari. Hingga 11 Maret 2026, pemerintah mencatat sebanyak 16.062 sekolah telah menyelesaikan pembangunan fisik dari total target 16.167 satuan pendidikan yang ditetapkan pada tahun 2025. Pemerintah memastikan sisa unit yang masih berjalan akan segera dituntaskan dalam waktu dekat. Memasuki tahun 2026, program Rapid diproyeksikan akan melakukan ekspansi besar-besaran dengan target revitalisasi mencapai 71.000 sekolah. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui penguatan konsumsi lokal. (af/hi) Pilihan Redaksi: Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



