VOICE Indonesia
Ekonomi

Purbaya Keluhkan Lambatnya Bank BUMN Manfaatkan Dana Rp200 Triliun

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co
Purbaya Keluhkan Lambatnya Bank BUMN Manfaatkan Dana Rp200 Triliun
Purbaya Keluhkan Lambatnya Bank BUMN Manfaatkan Dana Rp200 Triliun
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta -Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti lambatnya penyerapan dana Rp200 triliun yang digelontorkan pemerintah ke lima bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Ia menilai sebagian bank belum optimal menyalurkan dana yang seharusnya menggerakkan ekonomi masyarakat. Dalam paparannya, Purbaya menyebut Bank Mandiri menjadi lembaga dengan tingkat penyerapan tertinggi, mencapai 74 persen dari total alokasi Rp55 triliun. Sementara Bank Tabungan Negara (BTN) baru mampu menyerap 19 persen dari dana Rp25 triliun yang diterima. “Mandiri sudah menyalurkan 74 persen, BRI 62 persen, BNI 50 persen, dan BTN baru 19 persen. Padahal BTN sebelumnya menyatakan dana akan habis terserap pada akhir tahun,” ujar Purbaya saat berbicara dalam Investor Daily Summit 2025 di Jakarta Convention Centre, Kamis (9/10/2025). Baca Juga: Menkeu: Penyesuaian DBH Bersifat Sementara, Akan Dikaji Ulang Ia mengapresiasi upaya internal BTN namun menegaskan bahwa penyerapan dana publik harus cepat dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Purbaya menilai dana pemerintah yang mengendap di bank justru menahan laju pertumbuhan ekonomi di tingkat bawah. Dana Rp200 triliun tersebut mulai disalurkan sejak 12 September 2025 untuk memperkuat likuiditas perbankan dan mempercepat distribusi kredit ke sektor riil. Pemerintah berharap dana itu dapat menstimulasi pembiayaan UMKM, perumahan, dan kebutuhan produktif masyarakat. Baca Juga: Sikat Barang Ilegal! Bea Cukai Amankan Rp6,8 Triliun Sepanjang 2025 Purbaya juga mengungkapkan bahwa penyaluran dana ke bank Himbara mendorong pertumbuhan uang primer (M0) sebesar 13,2 persen pada September 2025, setelah sebelumnya sempat berada di zona negatif. “Waktu saya ambil alih jadi Menkeu, saya balik ekonominya. Uang saya gelontorkan ke sistem. Ternyata yang bikin negatif itu pemerintah sendiri,” ucapnya. Purbaya menegaskan bahwa setiap rupiah dari uang negara harus segera mengalir ke sektor produktif, bukan berhenti di meja perbankan yang justru menahan momentum ekonomi nasional.

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
#Bank BUMN#Himbara#Menkeu#purbaya
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.