
RI Jajaki Kerja Sama Pembayaran Digital Vietnam untuk Perkuat Sistem Transaksi UMKM

Direktur Alliex Vietnam Joint Stock Company, Park Byoung-gun dalam pertemuan dengan PT Tasi Venture Indonesia, yang difasilitasi Yayasan Sakuranesia di Hanoi, Vietnam, Senin (17/2/2026), menyambut baik penjajakan kerja sama tersebut. Menurutnya, Indonesia dinilai sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang sangat dinamis di Asia Tenggara.
"Alliex siap mendukung pengembangan sistem teknologi pembayaran digital yang dapat membantu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan aksesibilitas sistem keuangan," ujarnya pada Senin (17/2/2026). Dukungan tersebut juga menyasar sektor UMKM dan ekonomi produktif lainnya yang selama ini kesulitan mengakses pembiayaan formal. Park melihat potensi besar Indonesia sebagai mitra strategis pengembangan teknologi finansial di kawasan. Perwakilan PT Tasi Venture Indonesia Setya Warsukianto menyebutkan teknologi yang dikembangkan Alliex Vietnam memiliki kemampuan integrasi sistem transaksi komprehensif dilengkapi fitur pemantauan secara real-time. Laporan keuangan yang lebih transparan dan bankable dinilai membuka peluang lebih besar bagi UMKM untuk mengakses pembiayaan formal.Baca Juga : Meski Lesu, Sektor Kuliner Tetap Paling Diminati Jelang Ramadhan "Dengan laporan keuangan yang lebih transparan dan bankable, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk mengakses pembiayaan formal," katanya. Selain memperkuat ekosistem UMKM, teknologi ini dinilai memiliki potensi strategis untuk mendukung berbagai inisiatif nasional lainnya. Mulai dari peningkatan transparansi distribusi bantuan pemerintah hingga penguatan sistem transaksi keuangan bagi pekerja migran Indonesia. Setya menekankan transformasi digital dalam sistem transaksi keuangan tidak hanya berdampak pada efisiensi operasional tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Sistem monitoring dan pelaporan terintegrasi dapat menjadi solusi untuk mendukung distribusi program ekonomi nasional secara lebih tepat sasaran. "Sistem monitoring dan pelaporan terintegrasi dapat menjadi bagian dari solusi untuk mendukung distribusi program ekonomi nasional secara lebih tepat sasaran dan terukur," ujarnya. Founder Yayasan Sakuranesia, Tovic Rustam menegaskan penguatan sistem teknologi pembayaran digital menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan ekonomi yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia. Yayasan Sakuranesia berfokus pada penguatan kerja sama internasional di bidang teknologi, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia. Alliex Vietnam merupakan perusahaan teknologi finansial yang menyediakan solusi sistem pembayaran digital terintegrasi termasuk sistem point-of-sale, pemrosesan transaksi elektronik, serta sistem monitoring dan pelaporan. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam penerapan teknologi pembayaran digital di Indonesia. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



