VOICE Indonesia
Ekonomi

Setelah Ancam Dibubarkan, Purbaya Kini Mau "Gebuk" Bea Cukai

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co
Setelah Ancam Dibubarkan, Purbaya Kini Mau "Gebuk" Bea Cukai
Setelah Ancam Dibubarkan, Purbaya Kini Mau "Gebuk" Bea Cukai
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta Utara - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menggunakan pendekatan keras untuk memacu kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Ia mengakui pegawai instansi tersebut sebenarnya memiliki kapasitas bagus, namun perlu tekanan agar bekerja maksimal. Pernyataan ini muncul setelah ia mengancam akan membekukan DJBC jika tidak ada perbaikan pelayanan dalam satu tahun ke depan. Ancaman tersebut terbukti efektif memicu perubahan signifikan dalam hitungan minggu. "Rupanya memang orang Bea Cukai pintar-pintar, hanya tinggal digebukin saja, digebuk-gebuk, dua minggu keluar," ujar Purbaya di Terminal 3 dan Terminal Mustika Alam Sari, Tanjung Priok, Jumat (12/12/2025). Baca Juga: Rp100 T Dana Pemda Nganggur di Bank, Purbaya Kerahkan Anak Buah ke Daerah Menkeu mengklaim Bea Cukai bergerak cepat dalam beberapa minggu terakhir setelah mendapat tekanan. Buktinya terlihat dari peluncuran alat pemindai peti kemas X-Ray yang dilengkapi radiation portal monitor (RPM), serta dua inovasi digital yakni Self Service Report Mobile (SSR-Mobile) dan Trade AI. Sistem pemindai baru ini mampu mendeteksi bahan nuklir dan zat radioaktif dalam kontainer, sekaligus melakukan pemeriksaan lebih cepat tanpa perlu membuka fisik peti kemas. Teknologi ini diyakini dapat menutup celah kebocoran penerimaan negara dari sisi kepabeanan. Baca Juga: Purbaya Belum Ketok Gaji PNS 2026, Ini Alasannya Sementara aplikasi SSR-Mobile berbasis CEISA 4.0 memungkinkan perusahaan melakukan gate in, stuffing, pembongkaran, hingga gate out secara mandiri. Sistem AI akan melakukan analisis risiko otomatis, lalu pejabat Bea Cukai dapat menindaklanjuti melalui pemeriksaan dokumen atau fisik jika diperlukan. Trade AI dirancang khusus untuk mencegah manipulasi nilai transaksi dan mendeteksi dini praktik under-invoicing, over-invoicing, serta pencucian uang berbasis perdagangan. Platform ini dilengkapi kemampuan analisis nilai pabean, klasifikasi barang, validasi dokumen, dan verifikasi asal barang yang terintegrasi dengan CEISA 4.0. Purbaya menegaskan komitmen Kementerian Keuangan untuk meningkatkan kecepatan, kesederhanaan, dan integritas layanan kepada masyarakat dan dunia usaha. Ancaman pembekuan masih menggantung jika target tidak tercapai. "Layanan kepada masyarakat dan dunia usaha harus semakin cepat, semakin sederhana dan semakin berintegritas," tegasnya.

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
#Bea Cukai#DJBC#purbaya
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.