
Siap-siap Pemerintah Bakal Bentuk Badan Pengawas Penyaluran LPG Subsidi

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Badan pengawasan khusus bakal ditetapkan pemerintah untuk mengawasi penyaluran LPG 3kg bersubsidi hal ini untuk mendukung mekanisme baru yang bakal diusung pemerintah guna memastikan subsidinya tepat sasaran.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan saat ini kajian mendalam memang mengerucut pada pembentukan badan khusus. "Setelah dikaji kemungkinan besar masih tinggal dua, Apakah ad hocnya yang kita bangun atau badannya," kata Bahlil akhir pekan lalu di Kementerian ESDM.
Menurutnya untuk penyaluran BBM subsidi dengan nilai puluhan triliun sudah ada badan khusus yang mengawasi yaitu Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) sementara LPG yang mengawasi hanya pejabat setingkat eselon II di Kementerian ESDM.
"Karena tidak fair masa penyeluruhan BBM Rp135 triliun sampai Rp170 triliun subsidi itu diawasi oleh BPH Migas. Tetapi kalau penyeluruhan LPG Rp80 sampai Rp87 triliun hanya diawasi oleh pejabat setingkat Esalon 2 di kementerian ESDM dengan anggotanya cuma tujuh orang," jelas Bahlil.
Bahlil menegaskan kekisruhan tidak akan terjadi lagi sehingga persiapan saat ini harus secara matang disiapkan. "Regulasinya benar tapi kalau pengawasannya gak benar pasti akan ada sesuatu yang tidak diinginkan. Nah kami sudah cukup belajar di bulan Februari lalulah, saya gak akan mau kecolongan lagi," jelas Bahlil.
Keksiruhan terhadap penyaluran LPG bersubsidi sempat terjadi pada Februari lalu dimana para pengecer sempat dilarang untuk mendapatkan jatah kuota LPG subsidi. Alhasil kelangkaan LPG sempat terjadi selama beberapa hari di berbagai wilayah tanah air.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



