VOICE Indonesia
Ekonomi

Tak Cukup Bansos, Pemerintah Perlu Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kaum Difabel

Abdulloh Hilmi - VOICEIndonesia.co
Tak Cukup Bansos, Pemerintah Perlu Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kaum Difabel
Tak Cukup Bansos, Pemerintah Perlu Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kaum Difabel
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin mengatakan pemerintah perlu terus memberikan perhatian serius pada pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas yang notabene hidup di bawah garis kemiskinan. Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari amanah konstitusi yang mewajibkan negara untuk melindungi fakir miskin. "Kita perlu berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan perhatian pada saudara-saudara penyandang disabilitas melalui program bantuan sosial. Tapi mungkin bentuk dan caranya belum bersifat memberdayakan secara ekonomi," ujar Sultan di Jakarta, Minggu (15/3/2026). Senator asal Bengkulu itu mengungkapkan, Indonesia memiliki UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas sebagai payung hukum utama yang menjamin hak, kesetaraan, dan perlindungan difabel dari diskriminasi. "UU ini mencakup 22 hak dasar, termasuk pendidikan, pekerjaan (kuota 2% swasta/1% BUMN/Pemerintah), kesehatan, dan aksesibilitas fasilitas publik dengan tujuan untuk menciptakan kemandirian saudara-saudara sekalian," tegasnya. DPD RI, kata Sultan, terus mendorong agar pemerintah dan semua pihak terkait untuk terus meningkatkan perhatian pada para penyandang disabilitas, khususnya Tuna Netra dengan pendekatan pemberdayaan ekonomi. "Saya sangat percaya bahwa dalam keterbatasan fisik sekaligus, setiap manusia memiliki potensi Dan kelebihan tersendiri yang perlu untuk dikembangkan," pungkasnya.

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
#dewan perwakilan daerah#DPD RI#Kaum Difabel#Pemberdayaan Ekonomi
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.