VOICE Indonesia
Ekonomi

Usai Purbaya Guyur Bank BUMN Rp200 Triliun, Apa Dampaknya Sekarang?

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co
Usai Purbaya Guyur Bank BUMN Rp200 Triliun, Apa Dampaknya Sekarang?
Usai Purbaya Guyur Bank BUMN Rp200 Triliun, Apa Dampaknya Sekarang?
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan skema penempatan kas pemerintah Rp200 triliun ke bank milik negara efektif memperkuat likuiditas di tengah dinamika ekonomi kuartal IV tahun ini. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut berdampak pada pertumbuhan uang primer di sistem perbankan nasional. Sebagaimana diketahui, sejak (12/09/2025) lalu, pemerintah menggelontorkan Rp200 triliun ke sejumlah bank BUMN. Dana itu terbagi ke sejumlah bank antara lain, bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing menerima Rp55 triliun, BTN memperoleh Rp25 triliun, sedangkan Bank Syariah Indonesia (BSI) mendapat Rp10 triliun. “Ini tercermin dari uang primer yang tumbuh 13% secara tahunan (September) year on year (yoy),” ujarnya dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK IV Tahun 2025 di Jakarta, Senin (3/11/2025). Baca Juga: Prabowo Biarkan Purbaya Berseteru dengan Jokowi soal Whoosh? Ia menjelaskan, penempatan dana besar itu turut melonggarkan likuiditas perekonomian. Pertumbuhan uang beredar (M2) tercatat 8% secara tahunan pada September 2025, meningkat dari 6,5% pada Juni 2025. Pemerintah memandang tren ini sebagai indikasi kuatnya sistem keuangan nasional. Lebih lanjut, Purbaya menyebut pemerintah juga memperkuat investasi nasional dengan membentuk satuan tugas khusus yang mendorong proyek strategis. Baca Juga: Purbaya Sebut Whoosh Belum Beri Dampak Pembangunan Ekonomi Regional “Termasuk peran Danantara juga upaya penciptaan iklim investasi dengan penciptaan satgas P2SP,” tuturnya.

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
#200T#Menkeu#purbaya
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.