
Hantavirus Mulai Menyebar, WHO Mulai Buka Suara Terkait Usulan Larangan Perjalanan
5 Mei 2026 pukul 09.35
MANADO,AKUUPDATE.ID - Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Manado memfasilitasi pemberian vaksinasi Covid-19 bagi 11 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Sulawesi Utara di kantor Dinas Kesehatan Kota Manado, Selasa (6/7).
11 orang CPMI tersebut terdiri dari 1 orang CPMI yang telah berhasil lulus seleksi dalam program penempatan pemerintah atau G to G dengan tujuan Korea Selatan, dan 10 orang CPMI yang akan bekerja di sektor domestik di Singapura dan Hong Kong yang sedang dalam tahap persiapan untuk berangkat ke negara tujuan penempatan.
Pelaksanaan program vaksinasi bagi CPMI ini merupakan salah satu upaya dari BP2MI untuk turut menyukseskan program vaksinasi nasional yang digalakkan oleh pemerintah.
Baca Juga : 20 TKA asal CHINA Uji coba Proyek Strategis Nasional
Hendra Makalalag selaku Kepala UPT BP2MI Manado turut mengawal pelaksanaan vaksinasi ini. Ditemui di tempat pelaksanaan, Hendra berujar bahwa masih ada beberapa CPMI yang akan melaksanakan vaksin.
“Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan Kantor Dinas Kesehatan Kota Manado untuk penyelenggaraan vaksinasi bagi CPMI agar penyelenggaraannya berjalan dengan lancar. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan seluruh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) serta beberapa lembaga pelatihan untuk penyelenggaraan vaksinasi ini.
Beberapa memang sudah melakukan vaksinasi di daerah masing-masing, namun bagi yang belum, mereka sudah mendaftarkan diri kepada kami untuk bisa difasilitasi untuk divaksin. Jadi, selain 11 CPMI yang sudah divaksin hari ini, sudah ada sekitar 8 CPMI yang barusan mendaftar di kami,” jelas Hendra.
Baca Juga : KJRI Hongkong Beri Bantuan PMI Terkena PHK di Makau
Hendra juga menyampaikan bahwa pihaknya juga sudah menyebarkan spanduk di titik-titik strategis di beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Utara terkait penyelenggaraan program vaksinasi Covid-19 bagi CPMI yang ada di provinsi Sulawesi Utara sebagai bentuk penyebaran informasi kepada CPMI sesuai dengan instruksi dari Kepala BP2MI.
Kami juga menyebarkan informasi di media sosial agar menjangkau lebih banyak CPMI sehingga mereka dapat ikut dalam program vaksinasi nasional,” tutup Hendra. (*)
Imigrasi⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

5 Mei 2026 pukul 09.35


24 Desember 2025 pukul 02.04

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Belum ada komentar.