VOICE Indonesia
HOT
Imigrasi

Gandeng Praktisi Media, Imigrasi Sukabumi Benahi Komunikasi Publik

Redaksi - VOICEIndonesia.co3 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi, Henki Irawan (kedua dari kiri) bersama Pemimpin Redaksi Voiceindonesia.co, Anton Sahadi (pertama dari kiri)
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi, Henki Irawan (kedua dari kiri) bersama Pemimpin Redaksi Voiceindonesia.co, Anton Sahadi (pertama dari kiri)(Foto: dok.voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Sukabumi – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi menggandeng insan pers untuk memperkuat keterbukaan informasi publik dan meningkatkan kualitas komunikasi dengan masyarakat. Kolaborasi ini diwujudkan melalui sosialisasi penguatan fungsi kehumasan dengan menghadirkan praktisi media sebagai narasumber di Sukabumi, Rabu (21/10/2026).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi, Henki Irawan, mengatakan kehumasan memiliki peran strategis dalam membangun citra institusi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat. Menurutnya, tanggung jawab komunikasi publik tidak hanya berada pada petugas humas, tetapi juga melekat pada seluruh pegawai.

“Kehumasan bukan sekadar tugas tambahan, melainkan garda terdepan yang membentuk wajah institusi kita di mata masyarakat,” kata Henki dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, setiap informasi yang disampaikan, respons terhadap pertanyaan masyarakat, hingga kualitas pelayanan pegawai turut memengaruhi citra dan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi imigrasi.

Di tengah tuntutan keterbukaan informasi dan perkembangan teknologi digital, Henki menilai seluruh jajaran perlu meningkatkan kemampuan komunikasi agar dapat menyampaikan informasi secara akurat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

“Setiap informasi yang kita sampaikan, setiap respons yang kita berikan atas pertanyaan publik, dan setiap pelayanan yang kita berikan secara langsung maupun tidak langsung turut membangun citra dan kepercayaan masyarakat terhadap Kantor Imigrasi Sukabumi,” ujarnya.

Untuk memperkuat pemahaman tersebut, kegiatan ini menghadirkan Pemimpin Redaksi Voiceindonesia.co, Anton Sahadi, dan Rojaul Huda sebagai narasumber. Keduanya berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai strategi komunikasi publik, pengelolaan informasi, serta hubungan antara media dan instansi pemerintah.

Henki menilai pengalaman kedua narasumber relevan dengan kebutuhan penguatan fungsi kehumasan di lingkungan imigrasi. Anton memiliki pengalaman di bidang jurnalisme investigasi, manajemen media digital, advokasi hukum, penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), komunikasi publik, serta pemberdayaan pekerja migran Indonesia (PMI).

Sementara itu, Rojaul Huda memiliki keahlian di bidang komunikasi strategis, hubungan media, keterlibatan pemangku kepentingan, jurnalistik, dan manajemen operasional.

Henki berharap kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan pegawai sekaligus mendorong penerapan strategi komunikasi yang lebih efektif dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya kesamaan pemahaman mengenai peran kehumasan agar setiap pegawai mampu menjadi representasi institusi dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

"Penguatan fungsi kehumasan ini menjadi bagian dari upaya Kantor Imigrasi Sukabumi meningkatkan kualitas pelayanan publik, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan transformasi digital di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan." ujar Henki.

Dalam pemaparannya, pemimpin Redaksi Voiceindonesia.co, Anton Sahadi menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pers dan instansi pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang terverifikasi, termasuk mengenai kebijakan dan regulasi keimigrasian.

Menurut Anton, hubungan media tidak seharusnya hanya dibangun ketika sebuah institusi menghadapi persoalan atau krisis. Koordinasi yang rutin dan terbuka diperlukan agar informasi dapat disampaikan secara cepat, akurat, dan mudah dipahami publik.

“Kami mendorong terbangunnya koordinasi rutin melalui jalur komunikasi yang jelas dan responsif, sehingga tercipta ekosistem komunikasi publik yang proaktif,” ujar Anton.

Ia juga menyoroti pentingnya akurasi, transparansi, dan kejelasan informasi sebagai landasan membangun kemitraan profesional antara insan pers dan institusi pemerintah.

“Pers yang cerdas melahirkan masyarakat yang paham hukum, Imigrasi yang transparan melahirkan pelayanan yang prima,” kata Anton.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif mengenai strategi menghadapi sorotan media, penyampaian klarifikasi, serta penguatan komunikasi publik. Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Sukabumi berharap kemitraan dengan media dapat terjalin secara konsisten untuk mendukung keterbukaan informasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(rnm)

Pilihan Redaksi

Komnas HAM Turunkan Tim ke Kalimantan, Selidiki Dampak Karhutla terhadap Kesehatan WargaNasional

Komnas HAM Turunkan Tim ke Kalimantan, Selidiki Dampak Karhutla terhadap Kesehatan Warga

M. Rizki· 21 October 2026
#humas#jurnalis#imigrasi#imigrasi sukabumi#komunikasi publik#pers#Henki Irawan#sosialisasi
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.