VOICE Indonesia
Internasional

Iran Ancam Serang Total Kawasan Teluk Jika AS Melanjutkan Gempuran

S. Nurafia - VOICEIndonesia.coEditor: VOICE Indonesia2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Pemandangan udara memperlihatkan deretan kapal tanker dan kapal lainnya berlayar di perairan sempit Selat Hormuz yang diapit wilayah berbatu dan tandus.
Sejumlah kapal tanker melintasi Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi penghubung utama ekspor minyak dari kawasan Teluk(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Ketegangan di kawasan Teluk berada di titik nadir setelah Iran mengancam akan melancarkan operasi serangan skala penuh jika Amerika Serikat (AS) tidak menghentikan agresinya.

Peringatan keras ini menyusul aksi pembalasan Iran terhadap Qatar, Kuwait, Bahrain, Yordania, dan Arab Saudi, setelah wilayahnya digempur jet tempur AS selama tujuh malam berturut-turut.

Pejabat tinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sekaligus penasihat militer senior Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, menegaskan bahwa Teheran kini siap memasuki fase eskalasi yang jauh lebih besar dan tidak lagi terikat pada asas proporsionalitas.

"Jika serangan-serangan AS berlanjut selama dua atau tiga hari lagi kami akan memasuki fase operasi serangan skala penuh," tegas Rezaei dalam wawancara yang dikutip IRIB, Sabtu (18/7/2026).

Rezaei memperingatkan seluruh kawasan akan merasakan dampaknya tanpa terkecuali jika konflik terus meningkat.

"Tidak akan ada batas politik yang aman dari kekuatan serangan Iran," ujarnya.

Selain ancaman militer, Rezaei juga menuntut Washington membayar ganti rugi finansial atas kerusakan infrastruktur sipil di Teheran akibat serangan tersebut—tuduhan yang langsung dibantah oleh pihak AS.

Saling ancam ini memuncak setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan nota kesepahaman perdamaian AS-Iran yang dimediasi Pakistan telah berakhir, sekaligus mengizinkan gelombang serangan baru. Pernyataan Rezaei ini menandai babak baru konflik yang kian mengancam stabilitas total di Timur Tengah. (sin/as)

Ringkasan AI

Iran mengancam akan melancarkan serangan skala penuh di kawasan Teluk jika Amerika Serikat tidak menghentikan agresinya yang telah berlangsung selama tujuh malam berturut-turut. Mayor Jenderal Mohsen Rezaei memperingatkan dampak serangan Iran akan meluas tanpa batas politik aman dan menuntut ganti rugi atas kerusakan infrastruktur sipil.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Tanpa Kompromi Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pengelola Konten Ilegal Di BaliImigrasi

Tanpa Kompromi Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pengelola Konten Ilegal Di Bali

VOICE Indonesia· 14 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.