VOICE Indonesia
Internasional

Pemerintah Indonesia Secara Resmi Minta Amerika Serikat dan Israel Stop Serangan ke Iran

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Pemerintah Indonesia Secara Resmi Minta Amerika Serikat dan Israel Stop Serangan ke Iran
Pemerintah Indonesia Secara Resmi Minta Amerika Serikat dan Israel Stop Serangan ke Iran
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Indonesia menegaskan kewajiban semua pihak untuk menegakkan prinsip-prinsip hukum internasional di tengah eskalasi serangan timbal balik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Pemerintah mengingatkan larangan penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara sebagaimana diatur dalam hukum internasional. Kementerian Luar Negeri menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya dan meluasnya ketegangan serta dampaknya di Timur Tengah. Pernyataan ini dikeluarkan setelah menerima laporan dari berbagai Perwakilan RI di kawasan mengenai situasi keamanan yang semakin mengkhawatirkan. Indonesia menyerukan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Iran. Di sisi lain, pemerintah juga menyerukan kepada Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangga di kawasan, termasuk Perserikatan Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait dan Yordania. "Indonesia menegaskan kembali kewajiban semua pihak untuk menegakkan prinsip-prinsip hukum internasional, khususnya mengenai larangan penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara," menurut keterangan tertulis Kemlu RI melalui media sosial X, dipantau di Jakarta, Senin (9/3/2026). Indonesia mendorong para pihak untuk menahan diri secara maksimal dan meredakan ketegangan yang terus meningkat. Pemerintah juga mendesak semua pihak yang berkonflik untuk kembali ke meja perundingan melalui dialog dan diplomasi sebagai jalan penyelesaian yang konstruktif. "Pemerintah Indonesia menyerukan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Iran," ujarnya.

Baca Juga : Investigasi Ledakan Kapal di Selat Hormuz Bakal Libatkan Pemerintah Indonesia Pemerintah Indonesia terus memantau secara dekat dampak konflik terhadap WNI yang berada di kawasan. Kemlu telah menyiapkan langkah kontijensi jika kondisi mengharuskan dilakukan repatriasi dari berbagai negara di kawasan Teluk dan Timur Tengah. "Serta menyerukan kepada Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangga di kawasan, termasuk Perserikatan Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait dan Yordania," katanya. Kemlu memastikan tahap pertama evakuasi 32 warga negara Indonesia dari Iran telah dimulai pada Jumat (6/3/2026) melalui Azerbaijan. Pemerintah terus berkoordinasi dengan perwakilan RI di kawasan untuk memastikan keselamatan seluruh WNI yang berada di zona konflik. "Indonesia mendorong para pihak untuk menahan diri secara maksimal, meredakan ketegangan, serta kembali ke meja perundingan melalui dialog dan diplomasi," tegasnya. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Pahlawan Devisa Terancam Pancung, Presiden Jangan Hanya Menonton!

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#indonesia#Kemlu RI#Konflik AS-Iran
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.