
Pemerintah Kaji Sewa Pesawat Pulangkan WNI dari Kamboja

VOICEINDONESIA.CO, Bekasi – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan instansi terkait berencana menyewa pesawat (charter) untuk mengevakuasi ribuan WNI dari Kamboja.
Langkah ini diambil guna mempercepat proses pemulangan menyusul banyaknya warga yang meminta perlindungan ke KBRI Phnom Penh pasca-penertiban judi online di Kamboja.
Direktur Jenderal Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Rinardi, menyebutkan jumlah WNI yang mencari perlindungan mencapai lebih dari 3.000 orang.
Baca Juga: Ribuan WNI di KBRI Phnom Penh Menunggu DipulangkanJika menggunakan penerbangan reguler, proses pemulangan diprediksi akan memakan waktu yang sangat lama dan tidak efisien.
"Kami berencana menyewa pesawat airline nasional untuk memulangkan mereka sekaligus. Dalam beberapa minggu ke depan, ratusan orang akan mulai dipulangkan secara bertahap," kata Rinardi di Bekasi, Kamis (5/2/2026).
Rencana evakuasi massal ini merupakan hasil rapat koordinasi virtual antara Kementerian Luar Negeri, Bareskrim Polri, dan pihak KBRI.
Baca Juga: Waspada! Kamboja Bukan Negara Tujuan Resmi Pekerja IndonesiaSetelah pemulangan, pemerintah juga akan dilakukan mendata untuk menyaring mana yang korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan pelaku dari online scam di Kamboja.
"Siapa tahu di antara mereka memang ada pelaku. Karena yang kita pencari adalah pelakunya. Kalau mereka dianggap bukan korban, ya sudah mereka dikembalikan ke kampung alamannya," pungkas Rinardi. (af/ri)
Pilihan Redaksi: Berhenti Memanjakan “Scammer”, Saatnya Indonesia Meniru Ketegasan Korea Selatan Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



