Nasional

Ini 24 Kejuruan di Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2

Afifah - VOICEIndonesia.co31 Mei 2026 pukul 21.05 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli
Iklan
Temukan lebih banyak
Akademi & Universitas
Kelulusan
Berita

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2.

Progam kali ini menyediakan 24 pilihan kejuruan yang dirancang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan industri.

Iklan

Program tersebut disiapkan sebagai jalur cepat untuk mengakselerasi kesiapan kerja masyarakat di berbagai daerah melalui metode pembelajaran intensif berbasis praktik langsung.

“Pelatihan vokasi ini adalah jalur cepat bagi masyarakat untuk langsung siap kerja. Dengan waktu yang relatif singkat, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang memang dibutuhkan di lapangan,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Menaker Yassierli menjelaskan bahwa pelaksanaan tahap kedua ini juga mengusung misi besar untuk memperluas pemerataan akses peningkatan kompetensi bagi angkatan kerja di seluruh pelosok Indonesia.

Adapun pendaftaran program strategis ini masih akan dibuka hingga tanggal 9 Juni 2026 mendatang.

Guna menjamin kualitas keahlian para lulusannya, Kemnaker memastikan setiap program kediklatan akan didukung oleh fasilitas sarana prasarana yang memadai serta dibimbing langsung oleh instruktur kompeten di bidangnya.

Selain itu, para peserta yang dinyatakan lulus nantinya tidak hanya mengantongi Sertifikat Pelatihan dari lembaga, melainkan juga Sertifikat Kompetensi resmi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Cakupan 24 kejuruan yang dapat dipilih oleh calon peserta dalam program ini sangat beragam, mulai dari sektor teknologi hingga industri primer.

Iklan
Temukan lebih banyak
Peta
Panduan Kota & Daerah
Referensi Geografis

Di antaranya meliputi kejuruan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Manufaktur, Elektronika, Las, Listrik, Otomotif, Refrigerasi, Konstruksi, Industri Kreatif, Teknologi Mode (Fashion Technology), Bisnis dan Manajemen, Tata Kecantikan, serta Bahasa.

Selain sektor-sektor tersebut, bidang penunjang kemandirian pangan dan sumber daya juga turut dibuka, seperti Pariwisata, Pertanian, Perikanan, Peternakan, Kehutanan, Pertambangan, Mekanisasi Pertanian, Teknologi Pengolahan Agroindustri, Pelayanan Sosial dan Masyarakat, Teknologi Pelatihan, hingga Produktivitas.

Bagi masyarakat yang berminat mengasah keahliannya, proses pendaftaran dapat diakses secara daring melalui laman resmi Skillhub Kemnaker di skillhub.kemnaker.go.id.

Calon peserta cukup membuat akun baru, melengkapi berkas biodata diri, serta wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi asesmen yang telah disediakan dalam sistem portal web tersebut. (af)

Pilihan Redaksi

Skandal Paspor Sukabumi: Usia Dipangkas, Imigrasi Pilih Bungkam! Imigrasi

Skandal Paspor Sukabumi: Usia Dipangkas, Imigrasi Pilih Bungkam!

VOICE Indonesia·30 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow
#Tags:#Nasional

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Nasional

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->