
131 pekerja non prosedural Indonesia dipulangkan dari Malaysia
JAKARTA, AKUUPDATE.ID - Sebanyak 131 pekerja migran Indonesia (PMI) non prosedural dari sejumlah tahanan di Depo Imigrasi Semenanjung Malaysia dipulangkan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA), Minggu (27/6).
Pemulangan 61 orang laki-laki dan 67 perempuan --dari kalangan usia lanjut dan mempunyai masalah kesehatan-- serta tiga anak tersebut dibiayai oleh pemerintah Indonesia.
Proses pemulangan disaksikan oleh Dubes RI di Kuala Lumpur Hermono, Wakil Dubes Agung Cahaya Sumirat, Koordinator Fungsi Konsuler Rijal Al Huda, Atase Imigrasi Anton Helistiawan, Wakil Atase Imigrasi John Paul, Atase Hukum Sumarsono dan Country Manager Malaysia PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk Fredrik Kasiepo.
Seluruh proses pemulangan para pekerja migran telah memenuhi ketentuan protokol kesehatan dan melalui tes PCR yang negatif.Para pekerja gelombang dua tersebut setibanya di Jakarta akan menjalani proses karantina dan dilakukan penanganan kepulangan hingga ke daerah asal.
Dikutip dari halaman antaranews.com Para pekerja itu berasal dari Aceh enam orang, Jambi (3), Jawa Barat (10), Jawa Tengah (4), Jawa Timur (36), Kalimantan Barat (1), Kepulauan Riau (1), Lampung (7), Nusa Tenggara Barat (7), Nusa Tenggara Timur (7), Riau (1), Sulawesi Barat (1), Sulawesi Tengah (2), Sumatera Barat (2), Sumatera Selatan(6), Sumatera Utara (36), dan Yogyakarta (1).
Baca Juga : Airlangga Hartarto, Perlunya Penguatan Perlindungan PMI
"Kita tahu ada sebagian warga negara Indonesia yang melakukan pelanggaran keimigrasian dan di depo serta sebagian masa tahanannya sudah habis. Sementara kita menunggu proses negosiasi dengan pemerintah Malaysia kita melihat ada sejumlah warga kita yang dikategorikan rentan usia lanjut, masalah kesehatan, serta perempuan dan anak-anak," ujar Dubes Hermono.
Dia mengatakan bahwa atas pertimbangan kemanusiaan pihaknya secara sepihak memulangkan mereka dan seluruh biaya ditanggung oleh pemerintah Indonesia.
"Jadi ini adalah kloter kedua yang kita pulangkan sebanyak 131 orang dan ini akan kita data lagi yang masuk kelompok rentan akan kita pulangkan dan kondisi depo juga sudah tidak kondusif terutama untuk yang lanjut usia, perempuan, dan anak-anak yang dari sisi kesehatan kurang baik," katanya. (*)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.

