
APJATI Sebut Uni Emirat Arab Butuhkan 1.500 Pekerja asal NTB
JAKARTA, AKUUPDATE.ID - Asosiasi Perusahaan Jasa Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) menyatakan Uni Emirat Arab (UEA) membutuhkan sebanyak 1.500 pekerja berkeahlian asal Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk dipekerjakan sebagai petugas jasa kebersihan (cleaning service) di mal dan perhotelan dengan upah minimal Rp6 juta per bulan.
"Pekerja 'cleaning service' akan ditempatkan di mal-mal yang ada di Abu Dhabi, sedangkan pekerja perhotelan ditempatkan di Dubai," kata Ketua Apjati NTB H Muhammadun, di Mataram, Kamis.Ia mengatakan permintaan pekerja asal NTB tersebut sudah disepakati oleh PT Tekad Jaya Abadi bersama perusahaan mitranya di UEA. Kedua perusahaan sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU).
Dilansir dari halaman Antaranews.com PT Tekad Jaya Abadi merupakan salah satu anggota Apjati NTB yang berkantor pusat di NTB."Kami sudah MoU dan dalam waktu dekat ini akan mengurus 'job order' di Abu Dhabi," kata Muhammadun yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Tekad Jaya Abadi.
Baca Juga : Jumlah Pekerja Migran Tiba di Pamekasan Capai 988 Orang
Meskipun sudah MoU dengan satu perusahaan, kata dia, upaya perekrutan sebanyak 1.500 pekerja tetap dilakukan bersama dengan anggota Apjati NTB yang lainnya.Sinergi dengan seluruh perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) perlu dilakukan agar permintaan dari Uni Emirat Arab segera bisa terpenuhi.
Ia menegaskan pihaknya ingin segera bisa mengisi peluang kerja di salah satu negara di kawasan Timur Tengah tersebut agar warga NTB yang masih banyak menganggur selama pandemi COVID-19 bisa memperoleh pekerjaan."Harapan kami, ini bisa segera terlaksana sehingga kawan-kawan yang tertunda keberangkatannya ke Malaysia karena pandemi COVID-19 bisa dialihkan ke Timur Tengah," katanya.
Ia menambahkan bagi para calon pekerja yang memenuhi persyaratan akan diberikan kemudahan untuk mengakses kredit usaha rakyat (KUR) yang akan dijadikan sebagai biaya pemberangkatan.Menurut dia Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang diberikan izin memberangkatlan calon pekerja akan diberikan rekomendasi oleh pemerintah untuk mempermudah bank merealisasikan KUR kepada calon PMI.
Selain kemudahan biaya pemberangkatan, pihaknya juga akan memberikan pelatihan kepada calon PMI, khususnya kemampuan berbahasa asing."Kami Apjati NTB, akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memberikan pelatihan keahlian bagi calon PMI, terutama masalah bahasa," demikian Muhammadun. (*)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.

