
Bantul Terbanyak Kirim Pekerja Migran DIY, Pemkab Ingatkan Via Penyalur Resmi

Bantul - Pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bantul paling tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hal tersebut disampaikan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul menyebut.
Tujuan para PMI itu terbanyak ke Malaysia.
"Kalau pengiriman pekerja migran Indonesia di Kabupaten Bantul masih menunjukkan tren yang tinggi dibandingkan kabupaten/kota lain," kata Kepala Disnakertrans Widilastuti, Selasa (8/8/2023).
Menurutnya, Bantul mampu memberangkatkan ratusan PMI dalam jangka waktu setahun. Negara tujuan yang menjadi favorit para PMI yaitu di negara ASEAN.
"Kalau yang jadi favorit tetap Malaysia. Selain itu Hong Kong, Korea, dan Taiwan. Untuk jumlah, tahun kemarin kita memberangkatkan 300 sampai 400 PMI," ucapnya.
"Tahun ini target kita secara global serapan tenaga kerja 2.650, itu baik luar negeri dan dalam negeri. Jadi kemungkinan tahun ini bisa naik jumlah pengiriman PMI-nya," lanjut Istirul.
Baca Juga: BP2MI: Pekerja Migran Indonesia Penyumbang Devisa Terbesar di Indonesia
Terlepas dari hal tersebut, Istirul meminta agar para pemohon kerja ke luar negeri memilih penyalur PMI yang legal. Hal itu untuk menghindari potensi para pekerja terlantar di negara tujuan.
"Di job fair ini kita mengundang ada 2 P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia) yakni PT Sukses Mandiri Utama dan PT Duta Manda Putra," ujarnya.
"Biar teman-teman yang mau ke luar negeri lewat PT itu saja yang recommended, dari perizinan dan sebagainya," lanjut Istirul.
Untuk diketahui, job fair bertajuk Bantul Career Expo digelar di pendopo Widhi Widhana kompleks SMKI, Kapanewon Kasihan, Bantul, 8-10 Agustus 2023. Ada 35 perusahaan yang ambil bagian dengan target 2 ribu orang pelamar kerja.
Sementara itu Kepala Cabang PT Sukses Mandiri Utama Didik Wijanarko mengatakan, dalam pengiriman PMI pihaknya menyasar sektor formal atau mayoritas di perusahaan elektronik.
"Rata-rata tiap tahun kami bisa mengirimkan 1-1,5 ribu orang anak-anak dari DIY dan sekitarnya dan paling banyak kami kirim ke Malaysia," ujarnya.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.

