VOICE Indonesia
News

Kepala SIKK antar pulang anak pekerja migran untuk sekolah di Banten

Afifah - VOICEIndonesia.co
Kepala SIKK antar pulang anak pekerja migran untuk sekolah di Banten
Kepala SIKK antar pulang anak pekerja migran untuk sekolah di Banten

VOICEIndonesia.co, Kuala Lumpur - Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Sahyuddin mengantar pulang puluhan anak pekerja migran Indonesia penerima beasiswa dari Pemerintah Indonesia melalui Program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) Repatriasi Gema Cita 2024 untuk melanjutkan sekolah di Banten.

Sahyuddin yang juga ditunjuk sebagai penyelenggara Program Gema Cita 2024 dalam keterangan tertulis diterima di Kuala Lumpur, Senin (22/07/2024) mengatakan sebanyak 70 anak Indonesia kelahiran Sabah, Sarawak dan Jeddah mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tingkat SMA atau SMK di Provinsi Banten.

Mereka, menurut dia, merupakan bagian dari 471 alumni SMP Community Learning Center (CLC) di Sabah, Sarawak dan Jeddah, yang berhasil lulus seleksi untuk melanjutkan pendidikan tingkat SMA, SMK atau yang sederajat di Indonesia.

Ia mengatakan ada 11 sekolah penerima beasiswa di Banten yang ditetapkan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek dan jumlah pelajar yang diserahkan ke masing-masing sekolah adalah masing-masing dua siswa di SMAN 1 Ciruas dan SMKN 1 Ciruas, Kabupaten Serang.

Baca Juga: Menkominfo: Judi online rusak semua sendi kehidupan

Lalu 40 siswa di SMA Permata Insani Islamic School, Kabupaten Tangerang. Masing-masing empat siswa di SMA Plus Islamic Village, SMK Islamic Village, SMK Penerbangan Aero Dirgantara.

Selanjutnya masing-masing dua siswa di SMKN 10 Kabupaten Tangerang, SMAN 9 di Kota Tangerang, SMAN 2 KS Cilegon di Kota Cilegon. Lalu empat siswa di SMAN 6 Kota Serang, dan tiga anak di SMK Intan Husada, Kota Serang.

Ia mengatakan serah terima anak-anak pekerja migran Indonesia tersebut sudah terlaksana pada Rabu (17/7) lalu di Serpong, Banten, dan diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani.

Sementara itu, Tabrani mengatakan anak-anak pekerja migran Indonesia tersebut sangat beruntung mendapatkan beasiswa.

“Tidak semua teman kalian bisa mendapat kesempatan emas seperti kalian. Semangatlah untuk belajar dan jangan putus asa dalam mengejar cita-cita,” katanya.*

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.