
Sebanyak 114 PMI yang Dideportasi dari Malaysia Jalani Tes Urine

Baca Juga : Perang Picu Lonjakan Pemudik dari Timur Tengah "Mereka ditempatkan di Rumah Ramah PMI Nunukan," ujar Andi. Semua PMI deportan menjalani pemeriksaan kesehatan fisik dan psikologis sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing yang rata-rata berasal dari Sulawesi dan Kalimantan. Mereka juga menjalani pendataan dan penanganan administrasi di Nunukan. "Semuanya diperiksa kesehatan fisik dan psikologis sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing," tegasnya. Para PMI deportan akan dipulangkan secara bertahap ke daerah asal. Pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan akan memberikan pendampingan dan pemberdayaan ekonomi agar mereka tidak lagi menjadi PMI yang tidak sesuai prosedur. Baca Juga : Gelombang Deportasi dari Malaysia, 203 PMI Ilegal Dipulangkan Selama Ramadan BP3MI Kaltara memperketat pemantauan keberangkatan calon PMI di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan untuk menekan keberangkatan PMI tidak sesuai prosedur. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Nunukan M Amin mengatakan saat libur Lebaran mobilitas orang melintasi perbatasan lebih ramai karena banyak warga Nunukan yang keluarganya bekerja di Malaysia. "Kami mengimbau masyarakat tertib selama mudik dan libur Lebaran saat melintasi batas negara," katanya. Ramainya mobilitas di perbatasan berpotensi dimanfaatkan penyelundup baik untuk barang maupun orang secara ilegal. Kepala Polres Nunukan Ajun Komisaris Besar Bonifasius Rumbewas menyatakan pihaknya menggelar Operasi Ketupat 2026 pada 13-25 Maret 2026 dengan menempatkan 15 pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis termasuk di wilayah perbatasan. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.

