VOICE Indonesia
News

Setelah 46 Hari Tertahan, Jenazah PMI di Kamboja Akhirnya Dipulangkan

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co
Setelah 46 Hari Tertahan, Jenazah PMI di Kamboja Akhirnya Dipulangkan
Setelah 46 Hari Tertahan, Jenazah PMI di Kamboja Akhirnya Dipulangkan
VOICEINDONESIA.CO, Medan - Jenazah PMI Argo Prasetyo (25), pekerja migran asal Langkat yang meninggal secara misterius di Kamboja, akhirnya tiba di Bandara Internasional Kualanamu pada Jumat (14/11/2025). Keluarga langsung membawa jenazah ke kampung halaman di Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Stabat, untuk segera dimakamkan setelah tertahan selama 46 hari di negara tersebut. Pendeta Penrad Siagian, anggota DPD RI, menjelaskan proses pemulangan jenazah memakan waktu panjang karena status Argo sebagai PMI ilegal. Berbagai lembaga termasuk Kementerian Luar Negeri dan KBRI Phnom Penh terlibat dalam upaya repatriasi ini. "Sejak meninggal dunia, sudah 46 hari di sana. Prosesnya agak panjang," ujar Penrad saat menunggu kedatangan jenazah di terminal kargo KNIA. Baca Juga: Pemerintah Indonesia Minta Ada Investigasi Kematian WNI di Kamboja Adik korban, Ega Prasetya (22), mengungkapkan keluarga memutuskan langsung memakamkan Argo pada hari yang sama mengingat jenazah sudah terlalu lama berada di luar negeri. "Jenazah sudah terlalu lama di sana, jadi langsung dikebumikan hari ini," ucap Ega. Baca Juga: Sebanyak 302 WNI Dideportasi dari Malaysia, Ada Apa? Argo diketahui meninggalkan rumah pada April 2024 tanpa memberi tahu keluarga. Beberapa bulan kemudian, keluarga baru mengetahui keberadaannya di Kamboja melalui kabar langsung dari Argo yang menyebut bekerja di sebuah restoran. Ega mengisahkan kakaknya sempat mengabarkan pindah kerja ke sebuah kantor di awal 2025, namun tidak memberikan detail perusahaan tempatnya bekerja karena sifatnya yang tertutup. Kematian Argo menjadi viral di media sosial setelah beredar video yang menunjukkan korban tergeletak di jalanan dengan kondisi tubuh kurus serta luka lebam di wajah dan leher. Ia ditemukan dalam kondisi terlantar di Provinsi Svay Rieng pada 30 September 2025, sekitar 120 kilometer dari Phnom Penh dekat perbatasan Kamboja-Vietnam. Laporan kepolisian Kamboja menyebut kematian disebabkan cedera kepala berat.

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
#Jenazah PMI#KBRI Phnom Penh#PMI Kamboja
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.