
WNI Asal Cirebon Diduga Disekap Agen di Arab Saudi

Baca Juga : 150 PMI Ilegal Dideportasi dari Malaysia, Tiba di Dumai dengan Beragam Kondisi Suami Sandra, Wisnu, mengaku sudah mendatangi kantor Disnaker bersama pendamping untuk melaporkan kondisi istrinya. Ia hanya berharap satu hal dari pemerintah. "Karena kondisinya sudah tidak memungkinkan bekerja, kami berharap bisa segera dipulangkan," ucap Wisnu. Sejak awal 2026, Disnaker Kabupaten Cirebon mencatat sudah memfasilitasi sekitar 10 PMI bermasalah untuk dipulangkan, dalam berbagai kondisi mulai dari sakit, meninggal dunia, hingga kasus lainnya. Proses pemulangan dari negara penempatan hingga bandara menjadi kewenangan pemerintah pusat, sementara pemerintah daerah bertugas memfasilitasi kepulangan hingga ke rumah. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Menjaga Netralitas: Polri Wajib di Bawah Komando Langsung Presiden
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.

