VOICE Indonesia
HOT

Terkini

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto
Hukum·

Diduga Langgar Kode Etik, Kasat Reskrim Polres Jakpus Dicopot

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta
News·

DPR Minta Pemerintah Fasilitasi Jamaah Umroh yang Terdampak Penutupan Bandara Riyadh

Direktorat Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Ario.
Ketenagakerjaan·

OJK Akan Pantau dan Evaluasi Program Ekosistem Kakao di Poso

1689652
Daerah·

Tol Prosiwangi Berlakukan Tarif Mulai Hari Ini, Segini Rinciannya

tj
Teknologi·

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Pengembangan Bus Hidrogen

1001282743
Daerah·

Ini Kata Pihak Kampus UPN Jatim Soal Dugaan Pelecehan Seksual di Fakultas Hukum

1688516
Daerah·

Jolin Tundukkan Anyapat di BWF World Junior Championships 2026

1688391
Daerah·

Dua Pengedar Sabu Asal Turen Malang Diamankan Polisi

Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha Nasir
News·

Lanjutkan Prioritas Diplomasi Indonesia, Arrmanatha Tekankan Prinsip Bebas Aktif

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker Indah Anggoro Putri
Ketenagakerjaan·

Pendaftaran Hakim Ad Hoc PHI Dibuka Hingga 22 November

Satgas Pamtas RI-Malaysia Wilayah Kalimantan Utara Sektor Timur dari Yonkav 8/NSW/2 Kostrad menggagalkan keberangkatan empat calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang hendak menuju Tawau, Malaysia. Keempatnya berasal dari luar Kabupaten Nunukan dan diangkut dengan mobil travel, dalam penggagalan di Pos Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, pada 12/10/2026, dilansir dari rilis Puspen TNI. Penggagalan bermula dari informasi masyarakat soal dugaan pemberangkatan PMI secara ilegal. Personel yang dipimpin Kapten Kav Sukiman kemudian memeriksa sebuah Daihatsu Terios cokelat bernomor polisi KU 1807 NB di Pos Dalduk Gabma Simanggaris. Mobil itu melaju dari Desa Sungai Limau menuju Desa Aji Kuning. Petugas menemukan empat penumpang berinisial AS (23), JN (50), UM (47), dan SU (43). Identitas keempatnya tercatat berasal dari luar Kabupaten Nunukan, dan mereka diduga hendak masuk Malaysia lewat jalur tidak resmi. Satgas Pamtas lalu berkoordinasi dengan BP3MI Kabupaten Nunukan untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Satgas Pamtas menyebut penggagalan ini menunjukkan peran aktif mereka menjaga perbatasan sekaligus mencegah keberangkatan pekerja migran lewat jalur yang tidak sesuai prosedur. Satgas memperkuat sinergi dengan masyarakat dan instansi terkait untuk melindungi warga dari risiko keberangkatan ilegal.
Pekerja Migran Indonesia·

Travel Terios Bawa Empat Calon PMI Ilegal ke Tawau, Digagalkan di Pos Perbatasan Sebatik

1688056
Daerah·

Semburan Air Muncul di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Ini Sumbernya

Polri resmikan logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat
Hukum·

Polri Resmikan Logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat, Apa Maknanya?

Komnasham
Hukum & Politik·

Komnas HAM Dalami Dugaan Pelaku Lain Dalam Kasus Bambang

kepala bgn
News·

BGN Uji Coba MBG Secara Prasmanan

Ketua DPR RI Puan Maharani
News·

Karhutla Berkepanjangan, DPR Minta Pemerintah Jamin Bantuan bagi Warga

1687768
Daerah·

Kasus Arisan Meow di Surabaya Naik ke Tahap Penyidikan

1001282629
Daerah·

Pemkot Surabaya Tindak Toko Miras Nakal

1687560
Daerah·

Diduga Belanja Pakai Uang Palsu di Malang, 2 Wanita Diamankan Polisi

Pramono Anung
News·

Pramono Evaluasi Ganjil Genap Usai MRT Kota Tua Rampung