VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co

7 Tahun VOICEIndonesia.co — bagikan kritik, saran, apresiasi, atau ucapan Anda!

Kirim Pesan
Internasional

Bukan dengan AS, Iran Justru Negosiasi dengan Oman Amankan Jalur Selat Hormuz

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Beberapa kapal tanker minyak dan kapal kontainer berlayar di Selat Hormuz yang diapit perbukitan berbatu.
Beberapa kapal tanker minyak dan kapal kontainer berlayar di Selat Hormuz(Foto: Voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Teheran – Ketegangan di Selat Hormuz kian memanas setelah sebuah kapal kargo dilaporkan terkena proyektil tak dikenal di lepas pantai Oman. Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) belum mengungkap identitas kapal maupun tingkat kerusakannya, namun memastikan pihak berwenang tengah menyelidiki insiden tersebut.

UKMTO mencatat insiden itu terjadi sekitar 20 mil laut atau 37 kilometer di timur laut Al Khasab, Oman, di tengah situasi kawasan yang masih diliputi saling tuding antara Iran dan Amerika Serikat soal negosiasi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, membantah negaranya tengah bernegosiasi dengan AS. Ia menegaskan pembicaraan yang sedang berlangsung hanya dengan Oman, semata untuk mengamankan jalur sementara melintasi Selat Hormuz.

"Saat ini kami tidak sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat. Negosiasi kami adalah dengan Oman untuk mengamankan jalur melalui Selat Hormuz," kata Baghaei dalam konferensi pers mingguan, dilansir Selasa (4/8/2026).

Baghaei menambahkan kesepakatan dengan Oman saja tidak akan cukup untuk membuka kembali selat tersebut, sebab situasinya diyakini akan tetap tegang selama "agresi" AS terus berlanjut di kawasan.

Bantahan Iran ini justru memicu kemarahan Presiden AS Donald Trump, yang menuding kepemimpinan Teheran munafik karena di satu sisi meminta pertemuan namun di sisi lain menyangkalnya secara terbuka.

"Kepemimpinan Iran sungguh munafik! Mereka meminta pertemuan, sebagian orang mengatakan 'memohon' pembicaraan dimulai," tulis Trump di Truth Social.

Trump turut menegaskan Selat Hormuz sepenuhnya berada di bawah kendali Angkatan Laut AS, jauh berbeda dari klaim Iran yang menyebut akan mengoperasikan selat tersebut secara mandiri.

Di akhir unggahannya, Trump memberi Iran dua pilihan tegas: mencapai kesepakatan atau menyerah total, sembari memastikan Teheran tidak akan pernah diizinkan memiliki senjata nuklir.

"Tidak ada yang bisa sampai ke Iran, kecuali jika kita menginginkannya, dan tidak akan ada yang bisa sampai, kecuali jika Kesepakatan, atau Penyerahan Total, tercapai," pungkasnya.

Ringkasan AI

Ketegangan di Selat Hormuz meningkat usai kapal kargo terluka proyektil tak dikenal, sementara Iran membantah bernegosiasi dengan AS dan hanya berdialog dengan Oman untuk amankan jalur tersebut. Presiden AS Donald Trump mengecam Iran munafik dan menegaskan kendali sepenuhnya atas selat, memberikan Iran pilihan kesepakatan atau penyerahan total.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

DPR Sebut Hukum RI Tumpul ke WNA Tajam ke WNIImigrasi

DPR Sebut Hukum RI Tumpul ke WNA Tajam ke WNI

Afifah· 03 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.