VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau langsung para korban selamat musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Gapura Surya Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dalam kunjungannya, Dudy menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak tragedi kapal terbakar di perairan Sumenep tersebut.
Hingga Senin (3/8/2026) dini hari, tercatat sebanyak 231 penumpang dinyatakan selamat, sementara 5 orang meninggal dunia. Meski demikian, pihak kementerian dan pihak terkait masih terus melakukan verifikasi faktual untuk memastikan ketepatan jumlah penumpang.
"Untuk data penumpang selamat masih dilakukan verifikasi faktual dan pencocokan data manifes, sehingga belum dapat disampaikan pastinya," ujar Dudy Purwagandhi saat ditemui di pelabuhan tanjung perak surabaya.
Menhub menjelaskan bahwa proses evakuasi penumpang kapal di laut menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Keterbatasan jangkauan komunikasi menjadi salah satu faktor utama yang menyulitkan koordinasi saat kejadian.
Selain itu, proses pemindahan penumpang dari kapal yang terbakar ke kapal penyelamat membutuhkan waktu yang cukup lama demi memastikan keselamatan para korban selama proses pemindahan.
Saat ini, petugas gabungan masih terus fokus pada penanganan korban selamat serta koordinasi pencocokan manifes penumpang secara menyeluruh.
Dudy juga memastikan pemerintah akan mengevaluasi operator KMP Mutiara Santosa 2 setelah kebakaran di Perairan Utara Sumenep.
Pelaksanaan evaluasi dilakukan setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelesaikan investigasi, sekaligus menilai kinerja perusahaan karena kapal tersebut dilaporkan telah dua kali mengalami peristiwa kebakaran.
"Kami akan evaluasi, tapi yang paling penting akan lihat dulu sebab-sebabnya dari KNKT. Ini menjadi lesson learned buat kita dan evaluasi kepada perusahaan yang bersangkutan," pungkasnya.(joe)


















