VOICE Indonesia
Buruh

Anggota DPR RI Komisi VII Bambang Haryo Sukartono Dorong Pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo Naik Level

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.co
Anggota DPR RI Komisi VII Bambang Haryo Sukartono Dorong Pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo Naik Level
Anggota DPR RI Komisi VII Bambang Haryo Sukartono Dorong Pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo Naik Level

VOICEINDONESIA.CO, Sidoarjo - Anggota DPR RI Komisi VII DPR RI dari partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono (BHS) mendukung para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Sidoarjo naik level.

Hal tersebut disampaikan Bambang saat berkunjung ke home industri produsen bakso Boska, di Desa Kemantren, kecamatan Tulangan, Sidoarjo.

Dalam kunjungannya, BHS melihat secara langsung proses produksi pentol bakso ke dapur industri milik Eko Febrianto. Selain bakso, disini juga memproduksi dimsum, siomay, dan tahu bakso, lengkap dengan sausnya.

Bambang Haryo mengapresiasi usaha Eko, yang bisa menjadi ladang usaha bagi pelaku UMKM setempat. Ada 1.500 reseller Bakso Boska yang tersebar di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Sedangkan karyawan internal sendiri ada 50 orang.

“Inilah hebatnya sebuah UMKM. Usaha yang luar biasa sehingga bisa memberikan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sidoarjo dan serapan tenaga kerja,” ujar Bambang Haryo disela kunjungan, Senin 3 Maret 2025.

📖 Baca Juga ↗Kementan dan Kemnaker Kolaborasi Bangun Pertanian Modern

Menurutnya, usaha produksi bakso itu merupakan bisnis jaringan yang luar biasa. Karena dengan modal terjangkau bisa menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

“Usaha ini sudah mempunyai jaringan rombong sampai 1.500 di wilayah Sidoarjo. Ini merupakan satu kekuatan ekonomi kerakyatan yang luar biasa,” imbuhnya.

Masih dikatakan Bambang Haryo, tidak mudah menjalankan bisnis frozen food seperti Bakso Boska ini. Karena karena makanan harus tersimpan dalam kondisi yang baik dan tahan lama. Menurutnya Bakso Boska sudah memenuhi syarat untuk menjadi pemasaran usaha frozen food.

“Ini harus di back up atau kami lindungi dan kami dorong beliau untuk bisa menjadi usaha menengah, harus bisa naik level,”tegasnya.

📖 Baca Juga ↗Simak Himbauan Kakorlantas untuk Pemudik

Sementara itu Eko Febrianto, Owner Bakso Boska menyampaikan bahwa dirinya ingin bermanfaat bagi sesama melalui usaha kecil ini. “Di hati lubuk kecil kami juga ingin jadi orang yang bermanfaat, Pak. Meskipun Hal yang kita lakukan masih sekejar ini,” kata Eko.

Usaha pentol bakso Boska ini dirintis sejak pandemic lalu. Dari awalnya hanya 10 kilogram perhari saat ini produksi sudah mencapai 1 ton perhari.”Dulu awalnya 10 kilo namun saat ini sudah sampai 1 ton perhari, itupun juga tergantung moment seperti hari besar atau ada perayaan,” ujar Eko

Eko berharap usaha tersebut bisa bersaing dengan brand-brand besar lainnya, sebagai produk kearifan lokal Sidoarjo. “Semoga kami UMKM yang masih kecil ini bisa bertumbuh dan bisa bermanfaat bagi negara ini, Pak.” pungkasnya.(kris)

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Anggota DPR RI Komisi VII#bakso#Bambang haryo Sukartono#Pentol#Sidoarjo#UMKM
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.