
Dirjen PHI: PHK Pekerja Media Dipengaruhi Perkembangan Teknologi Digital

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda industri media di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh revolusi digital yang mengubah lanskap industri secara fundamental.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri, menegaskan bahwa perkembangan teknologi menjadi faktor dominan di balik gelombang PHK tersebut.
"Kalau pun terjadi PHK, itu mayoritas karena perubahan teknologi. Digitalisasi teknologi itu sudah masuk," ungkap Indah saat ditemui di Kantor Kemnaker RI, Jakarta, Selasa (20/5/2025).
📖 Baca Juga ↗Menaker: Satgas PHK Dirancang Untuk atasi Masalah Dari Hulu ke HilirSelain faktor teknologi, Indah menambahkan bahwa kemampuan adaptasi perusahaan terhadap dinamika persaingan, ketahanan finansial, dan kualitas sumber daya manusia turut mempengaruhi keputusan PHK di industri media.
Untuk memitigasi dampak PHK, Kemenaker bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah melakukan dialog sosial antara perusahaan media dengan pekerjanya.
📖 Baca Juga ↗Menaker Ungkap Biang Kerok PHK Terus Berlanjut di Tahun 2025"Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Komunikasi dan Digital sepakat untuk membangun dialog sosial agar tidak terjadi PHK. Kalau pun terjadi PHK, maka harus sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Pemerintah melalui Kemnaker juga siap memberikan dukungan reskilling dan upskilling bagi para pekerja media yang berpotensi atau telah terkena PHK.
"Kita touch up dengan reskilling dan upskilling, mudah-mudahan tidak jadi PHK," tambah Indah.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



