
Gelombang PHK Terus Berlanjut di Tahun 2025

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Gelombang PHK terus menghantam Indonesia dengan 24.036 pekerja kehilangan pekerjaan dalam empat bulan pertama 2025. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan angka ini telah mencapai sepertiga dari total PHK tahun lalu dan menunjukkan tren peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Saat ini sudah terdata sekitar 24 ribu, jadi sudah sepertiga dari tahun 2024. Jadi kalau ada yang bertanya PHK year-to-year gabungan itu dibandingkan tahun lalu memang meningkat," ujar Yassierli dalam rapat dengan Komisi IX DPR.
Jawa Tengah menjadi provinsi dengan PHK tertinggi mencapai 10.692 orang, diikuti DKI Jakarta dan Riau. Sektor industri pengolahan paling banyak melakukan pemangkasan karyawan dengan 16.801 korban.
📖 Baca Juga ↗Pramono Ancam Tidak Lantik Pejabat Pemprov Jakarta Tidak Naik Transportasi UmumMenaker menjelaskan bahwa dari hasil evaluasi, ditemukan banyak penyebab PHK dengan tujuh alasan yang paling dominan.
"Hasil data dari kami, ternyata kalau kita lihat memang dari ada 25 penyebab PHK yang mungkin 7 ini adalah yang dominan. Pertama karena perusahaannya rugi atau tutup karena pasar dalam negeri, luar negeri yang menurun," jelasnya.
Yassierli menjelaskan penyebab lainnya termasuk relokasi usaha dan transformasi bisnis perusahaan.
"Kemudian ada yang melakukan transformasi perubahan bisnis dan seterusnya. Kemudian yang terakhir itu adalah pailit karena beban terkait dengan kewajiban kepada kreditur dan seterusnya," tutur Yassierli.
Terkait upaya mengatasi PHK, Menaker menekankan pentingnya pendekatan kasus per kasus.
"Penyebab PHK juga beragam sehingga ketika kita ditanya mitigasinya seperti apa tentu kita juga harus melihat case by case-nya seperti apa," tegasnya.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



