
Lima ABK di Bali Meninggal Akibat Kapal Terbakar

VOICEIndonesia.co, Karangasem, Bali - Lima orang Anak Buah kapal Tanker Elisabeth meninggal dunia diduga akibat terbakar di perairan Gili Topekong, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu (07/08/2024).
Para korban yang meninggal, bekerja di ruang mesin kapal sebagai mekanik. Mereka diantaranya Joko, Ismail, Syahlan dan Faturahman.
"Lima orang meninggal dunia dan yang lainnya luka bakar," kata Kepala Seksi Humas Polres Karangasam Iptu I Gede Sukadana, di Karangasem, diktuip dari ANTARA, Kamis, (08/08/2024).
Sedangkan diantara lainnya yang dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar. Yakni Predy, Wahrudin, Amirul Raihan, Diva Ismah, Sigio Ditex, Amar, Renaldy, Zulfokar, Rival Arief, Robinson Pardamaian, Evtrika Ambara Sari dan Risky Wulandari.
Tiga orang yang mengalami luka bakar berat dibawa ke RSUP Sanglah. Yakni Fadli, Mochmad Saiful dan Edwin Pratama.
Sukadana menjelaskan bahwa Kapal Elisabeth hendak membawa bahan bakar menuju Badas Sumbawa, NTB.
"Kebakaran tersebut terjadi pada Rabu 7 Agustus 2024 sekira pukul 03.00 Wita di Gili Topekong, Karangasem," kata Sukadana.
Baca Juga: Dirjen Dukcapil pastikan tak ada kelangkaan blangko KTP-el
Setelah perjalanan selama kurang lebih satu jam atau tepat satu mil dari Pulau Tepekong, Karangasem, kapten kapal mendengar suara ledakan di bagian kiri mes kru Kapal.
Selanjutnya pelapor membuka pintu kapal dan turun melihat keadaan di bawah kapal untuk memastikan keadaan. Setelah kapten naik di anjungan kapal, dia melihat banyak ABK kapal mengalami luka bakar.
"Selanjutnya kapal tidak bisa gerak, lalu nakhoda meminta bantuan ke operasi Tanjung Manggis, kemudian terjadi ledakan kedua. Setelah dicek terjadi kebakaran di kamar mesin," katanya.
Saat semua kru ke master station, terdapat lima orang tidak ikut berkumpul. Mereka itulah yang kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Satpolairud Polres Karangasem, Basarnas, dan KSOP Padangbai, serta pihak Pertamina, pun turun tangan untuk mengevakuasi para korban.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



