
May Day, Kapolda Metro Tinjau Situasi Gedung DPR/MPR RI

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto meninjau langsung ke lapangan untuk memantau jalannya kegiatan unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 dan kondisi terkini di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat.
“Kami hadir di lapangan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Hari Buruh ini berjalan aman, damai dan kondusif," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (1/5/2025).
Ia menjelaskan hal itu merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada seluruh warga, termasuk para buruh yang menyampaikan aspirasi.
Baca Juga: Polisi Terjunkan 13 Ribu Personel Gabungan Amankan Peringatan Hari Buruh
Karyoto juga menyebutkan telah menyiagakan personel di sejumlah titik strategis, termasuk di depan Gedung DPR/MPR RI, Patung Kuda dan kawasan Monas.
"Pengamanan melibatkan ribuan personel gabungan dari unsur Brimob, Ditlantas, Sabhara, serta Direktorat Intelkam dan Reserse," katanya.
Dia juga menyebutkan sejak Rabu (30/4) malam, Tim Brimob Polda Metro Jaya telah melakukan penyisiran di sekitar Kompleks DPR/MPR RI guna memastikan tidak terdapat potensi gangguan keamanan.
Sementara itu, hingga Kamis siang, situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI masih terpantau aman dan kegiatan unjuk rasa berlangsung secara damai. Aparat tetap bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan situasi dan menjamin keamanan masyarakat.
Polda Metro Jaya kembali mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban umum, serta menyampaikan aspirasi secara santun dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Baca Juga: Pengusaha Ban di Mojokerto Laporkan Kakak Kandung ke Polda Jatim Atas Dugaan Penggelapan
Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 13.252 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Kamis ini.
Belasan ribu personel gabungan itu yang terdiri dari 9.591 personel Polri, 3.385 personel TNI dan 276 personel pemerintahan daerah.
Peringatan Hari Buruh atau May Day dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat dan diperkirakan dihadiri oleh sekitar 200 ribu buruh dari Jabodetabek dan sekitarnya.
Dalam aksinya, para buruh akan menyampaikan enam aspirasi, di antaranya meminta disahkan Rancangan Undang Undang (RUU) Pokok Ketenagakerjaan. Kemudian juga menuntut untuk penetapan upah layak nasional, serta menegakkan tindak pidana korupsi.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



