
Pencari Kerja Disarankan Latihan Wawancara Agar Diterima

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho menyarankan para pencari kerja untuk melakukan latihan wawancara sebelum mengikuti bursa kerja agar peluang diterima kerja lebih besar.
"Latihan wawancara penting. Bisa latihan di depan cermin. Wawancara itu termasuk teknik untuk rekrutmen. Kalau wawancara sudah tidak percaya diri, tidak lancar, orang tidak akan tertarik (merekrut)," kata Hari di Jakarta, Rabu (09/04/2025).
Selain melatih kemampuan wawancara, hal lain yang juga perlu dilakukan yakni riset terhadap perusahaan yang menjadi incaran serta menyiapkan dokumen seperti riwayat hidup (CV), ijazah, dan lainnya.
Baca Juga: Menteri P2MI Dorong Ekosistem Pelatihan yang Terpadu
Hari juga menyarankan para pencari kerja agar tampil secara profesional saat akan berpartisipasi dalam bursa kerja.
"Saat job fair (bursa kerja diadakan) datang lebih awal. Kemudian kunjungi semua booth, ajukan pertanyaan yang tepat, dan bangun jaringan," kata dia.
Hari mengingatkan para pencari kerja agar melengkapi diri dengan keterampilan, bukan sebatas kemampuan akademis.
"Soft skill-nya (keterampilan interpersonal) ini yang harus dibangun. Karena tidak semua orang itu punya soft skill yang sama. Soft skill itu berdasarkan pengalaman. IPK-nya tinggi, tapi wawasannya kurang. Soft skill tidak ada, begitu dites jeblok di assessment-nya (penilaian)," papar Hari.
Baca Juga: Disnakertrans Jateng Masih Ada 16 Perusahaan Belum Bayarkan THR
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengadakan 16 kali kegiatan bursa kerja di lima wilayah kota administrasi pada tahun 2024. Dari kegiatan tersebut, sebanyak 1.669 pencari kerja mendapatkan pekerjaan.
Tahun 2025, kegiatan serupa akan diadakan lebih sering. Selain di wilayah administrasi Jakarta, bursa kerja juga akan diadakan di kampus-kampus. Tahun ini, setidaknya ada dua kampus yang sudah menjadi sasaran yakni Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Trisakti.
"Kami tidak mau membuat job fair hanya di wilayah, tapi di kampus juga," kata Hari.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



