VOICE Indonesia
Buruh

Pencari Kerja Disarankan Latihan Wawancara Agar Diterima

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Pencari Kerja Disarankan Latihan Wawancara Agar Diterima
Pencari Kerja Disarankan Latihan Wawancara Agar Diterima

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho menyarankan para pencari kerja untuk melakukan latihan wawancara sebelum mengikuti bursa kerja agar peluang diterima kerja lebih besar.

"Latihan wawancara penting. Bisa latihan di depan cermin. Wawancara itu termasuk teknik untuk rekrutmen. Kalau wawancara sudah tidak percaya diri, tidak lancar, orang tidak akan tertarik (merekrut)," kata Hari di Jakarta, Rabu (09/04/2025).

Selain melatih kemampuan wawancara, hal lain yang juga perlu dilakukan yakni riset terhadap perusahaan yang menjadi incaran serta menyiapkan dokumen seperti riwayat hidup (CV), ijazah, dan lainnya.

Baca Juga: Menteri P2MI Dorong Ekosistem Pelatihan yang Terpadu

Hari juga menyarankan para pencari kerja agar tampil secara profesional saat akan berpartisipasi dalam bursa kerja.

"Saat job fair (bursa kerja diadakan) datang lebih awal. Kemudian kunjungi semua booth, ajukan pertanyaan yang tepat, dan bangun jaringan," kata dia.

Hari mengingatkan para pencari kerja agar melengkapi diri dengan keterampilan, bukan sebatas kemampuan akademis.

"Soft skill-nya (keterampilan interpersonal) ini yang harus dibangun. Karena tidak semua orang itu punya soft skill yang sama. Soft skill itu berdasarkan pengalaman. IPK-nya tinggi, tapi wawasannya kurang. Soft skill tidak ada, begitu dites jeblok di assessment-nya (penilaian)," papar Hari.

Baca Juga: Disnakertrans Jateng Masih Ada 16 Perusahaan Belum Bayarkan THR

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengadakan 16 kali kegiatan bursa kerja di lima wilayah kota administrasi pada tahun 2024. Dari kegiatan tersebut, sebanyak 1.669 pencari kerja mendapatkan pekerjaan.

Tahun 2025, kegiatan serupa akan diadakan lebih sering. Selain di wilayah administrasi Jakarta, bursa kerja juga akan diadakan di kampus-kampus. Tahun ini, setidaknya ada dua kampus yang sudah menjadi sasaran yakni Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Trisakti.

"Kami tidak mau membuat job fair hanya di wilayah, tapi di kampus juga," kata Hari.*

Ringkasan AI

Kepala Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta, Hari Nugroho, menyarankan pencari kerja untuk melakukan latihan wawancara, melakukan riset perusahaan, dan menyiapkan dokumen lengkap guna meningkatkan peluang diterima kerja. Selain itu, pencari kerja juga diminta tampil profesional saat bursa kerja dengan datang lebih awal, mengunjungi semua booth, dan membangun jaringan. Hari menekankan pentingnya pengembangan soft skill (keterampilan interpersonal) karena nilai akademis saja tidak cukup untuk lulus dalam proses seleksi. Tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta akan menambah frekuensi bursa kerja tidak hanya di wilayah administrasi tetapi juga di kampus-kampus seperti UNJ dan Trisakti.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.