
Tim SAR Cari ABK Tenggelam di Perairan Laut Ujunggenteng

VOICEIndonesia.co, Sukabumi - Tim search and rescue (SAR) gabungan melakukan pencarian terhadap anak buah kapal (ABK) KM Bahari Expres 01 yang diduga mengalami kecelakaan laut.
ABK tersebut diduga tenggelam saat sedang mencari ikan di perairan laut Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa, (03/09/2024).
"Kami baru menerima laporan terjadinya kecelakaan laut yang menimpa seorang ABK atas nama Agus Sopian (45) warga Kampung Tanjung, RT 003/001, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogongkaler, Kabupaten Garut pada Selasa sekitar pukul 07:00 WIB. Hingga saat ini korban belum ditemukan," kata Kasatpol Airud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar di Sukabumi, Rabu (04/09/2024).
Baca Juga: KKP masih buru bandar penyelundup BBL ke luar negeri
Dilansir dari ANTARA, informasi yang diterima tim SAR gabungan dari awak KM Bahari Expres 01, bahwa salah satu ABK yang mengalami kecelakaan laut saat sedang menangkap ikan di perairan laut Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap.
Diduga korban tercebur saat sedang berjalan di atas kapal. Kecelakaan laut itu terjadi pada Selasa sekitar pukul 01:30 WIB yang berada di titik koordinat 7°18.341'S - 106°18.915'E. Menurut rekan korban, awalnya Agus berada di bagian depan kapal, kemudian berjalan ke belakang kapal.
Namun, saat itu korban tidak terlihat lagi dan rekannya sesama ABK mencoba mencari ke seluruh bagian kapal tapi tetap tidak menemukan. Diduga Agus terpeleset dan tercebur ke laut.
Menurut Tenda, tim SAR gabungan yang berasal dari Satpol Airud Polres Sukabumi, TNI AL, Basarnas dan sejumlah komunitas potensi SAR hingga saat ini masih melakukan pencarian, tetapi tidak membuahkan hasil.
Baca Juga: Mensos Siap Bantu Masyarakat Kelas Menengah yang Turun Kelas
Pencarian korban di laut dengan mengerahkan sejumlah kapal motor dan perahu boat milik Basarnas. Sementara untuk personel yang berada di darat melakukan penyisiran di sepanjang Pantai Ujunggenteng.
"Pencarian korban akan kembali dilanjutkan pada Kamis (5/9) dengan memperluas areal operasi SAR di tengah laut dari titik di mana korban menghilang," tambahnya.
Sebelum dinyatakan hilang tenggelam, Agus bersama sejumlah ABK bertolak dari Dermaga Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu pada Senin (26/8) dengan tujuan operasi penangkapan ikan.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



