
15 WNA Filipina Segera Dipulangkan Setelah Terdampar di Perairan Buol

VOICEINDONESIA.CO, Palu – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu segera memulangkan 15 Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina yang sebelumnya terdampar di perairan Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, setelah berkoordinasi dengan Konsulat Filipina di Manado.
"Setelah kami berkoordinasi dengan Konsulat Filipina di Manado, segera kami pulangkan mereka ke negara asal," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu Muhammad Akmal di Palu, Jumat (23/1/2026).
Ia mengemukakan bahwa pihaknya telah mengirim tim Imigrasi ke Kabupaten Buol untuk melakukan pendataan dan wawancara terhadap para WNA tersebut guna memastikan identitas serta kewarganegaraan masing-masing sebelum proses pemulangan dilaksanakan.
Baca Juga: Pengungsi Rohingya Turun ke Jalan Pekanbaru Minta Kenaikan Biaya HidupKonsulat Filipina di Manado, lanjutnya, akan melakukan wawancara langsung menggunakan bahasa Filipina untuk memastikan status kewarganegaraan para WNA itu.
“Jika hasil wawancara menyatakan mereka warga negara Filipina, maka akan segera diproses pemulangannya. Namun, apabila terbukti berasal dari negara lain, penanganan akan disesuaikan dengan negara asal masing-masing," ujarnya.
Sebelumnya, nelayan asal Kabupaten Buol menemukan dan menyelamatkan 15 orang WNA yang terombang-ambing di perairan Buol pada Kamis (22/1).
Baca Juga: Program MBG Diusulkan Punya Kanal Pengaduan Publik Real TimeKasi Humas Polres Buol Iptu Ridwan menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WITA saat nelayan mendapati sebuah perahu dalam kondisi rusak sekitar 72 mil dari Kelurahan Buol.
"Para nelayan kemudian mengevakuasi seluruh penumpang ke perahu nelayan dan menarik perahu yang digunakan para WNA menuju daratan," katanya.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 jam, rombongan nelayan tiba di Dermaga Poyapi, Buol, sekitar pukul 18.00 WITA dan para WNA ditampung sementara di rumah warga sekitar dermaga.
Ridwan mengungkapkan bahwa 15 WNA tersebut terdiri atas satu laki-laki dewasa, enam perempuan dewasa, enam anak perempuan, dan dua anak laki-laki.
Berdasarkan keterangan salah satu WNA, mereka merupakan warga Filipina yang bekerja di wilayah Sampurna, Sabah, Malaysia, dan hendak kembali ke Filipina.
Namun, perahu yang mereka gunakan diterjang ombak dan mengalami kerusakan sehingga mereka terombang-ambing di laut selama sekitar 13 hari sebelum akhirnya ditemukan nelayan Buol.
Setelah menerima laporan, jajaran Polres Buol berkoordinasi dengan TNI AL, BPBD, serta pemerintah daerah untuk penanganan lebih lanjut.
"Seluruh WNA kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Mokoyorli Buol guna menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan perawatan," ujarnya. (af/ri)
Pilihan Redaksi: Pahlawan Devisa Terancam Pancung, Presiden Jangan Hanya Menonton! Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



