VOICE Indonesia
Daerah

Balai Latihan Kerja Jadi Strategi Jitu Tekan Pengangguran di Kepri?

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Balai Latihan Kerja Jadi Strategi Jitu Tekan Pengangguran di Kepri?
Balai Latihan Kerja Jadi Strategi Jitu Tekan Pengangguran di Kepri?
VOICEINDONESIA.CO, Tanjungpinang - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau (Disnakertrans Kepri) mencatat 99 persen lulusan Balai Latihan Kerja (BLK) terserap pasar kerja. Program pelatihan yang diberikan pemerintah disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja di Kepri, khususnya kawasan industri Batam. Kepala Disnakertrans Kepri, Diky Wijaya mengungkapkan BLK menjadi salah satu strategi utama pemerintah menurunkan angka pengangguran dengan cara meningkatkan keterampilan tenaga kerja. Per November 2025, kondisi tingkat pengangguran terbuka mencapai 6,35 persen atau sebanyak 65 ribu orang. Disnakertrans Kepri mengoperasikan tiga BLK yang tersebar di Kota Tanjungpinang, Kota Batam dan Kabupaten Karimun. BLK Tanjungpinang menjadi yang paling efektif karena memiliki lima ruang kelas pelatihan, ruang praktik hingga asrama dengan kapasitas 300 peserta per tahun. "99 persen lulusan BLK terserap pasar kerja," kata Diky di Tanjungpinang, Jumat (20/2/2026). Para peserta pelatihan BLK mayoritas siswa SMA/SMK yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mereka dibekali keterampilan khusus seperti mengelas, mengingat kebutuhan pasar kerja kawasan industri yang tinggi di Kepri.

Baca Juga : Pemerintah Minta Perusahaan Patuh BPJS Guna Genjot Produktivitas Pekerja Sementara itu, Kepala BPS Kepri Toto Haryanto menyampaikan tingkat pengangguran terbuka melandai ke angka 6,35 persen pada November 2025, atau turun tipis 0,10 persen poin dari Agustus 2025. Perbaikan penyerapan tenaga kerja ini terjadi di tengah tantangan pasar kerja yang masih dinamis. "Karena program pelatihan yang diberikan pemerintah memang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja di Kepri," tambah Diky. Kelompok tingkat pengangguran terbuka di Kepri didominasi penduduk usia 15 tahun ke atas yang tidak bekerja namun tengah mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, atau baru akan mulai bekerja. Batam masih menjadi penyumbang pengangguran terbesar karena tingginya pencari kerja asal luar daerah. "TPT 6,35 persen, artinya dari setiap 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar enam sampai tujuh orang yang masih menganggur," ujar Toto. Toto menambahkan tingkat pengangguran terbuka di wilayah perkotaan mencatatkan perbaikan dengan penurunan sebesar 0,15 persen poin menjadi 6,55 persen. Sebaliknya, wilayah perdesaan justru mengalami kenaikan angka pengangguran sebesar 0,33 persen poin menjadi 3,89 persen. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Pahlawan Devisa Terancam Pancung, Presiden Jangan Hanya Menonton!

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#balai latihan kerja#Disnakertrans Kepri#lulusan BLK
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.