Baca Juga : Pemerintah Minta Perusahaan Patuh BPJS Guna Genjot Produktivitas Pekerja Sementara itu, Kepala BPS Kepri Toto Haryanto menyampaikan tingkat pengangguran terbuka melandai ke angka 6,35 persen pada November 2025, atau turun tipis 0,10 persen poin dari Agustus 2025. Perbaikan penyerapan tenaga kerja ini terjadi di tengah tantangan pasar kerja yang masih dinamis. "Karena program pelatihan yang diberikan pemerintah memang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja di Kepri," tambah Diky. Kelompok tingkat pengangguran terbuka di Kepri didominasi penduduk usia 15 tahun ke atas yang tidak bekerja namun tengah mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, atau baru akan mulai bekerja. Batam masih menjadi penyumbang pengangguran terbesar karena tingginya pencari kerja asal luar daerah. "TPT 6,35 persen, artinya dari setiap 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar enam sampai tujuh orang yang masih menganggur," ujar Toto. Toto menambahkan tingkat pengangguran terbuka di wilayah perkotaan mencatatkan perbaikan dengan penurunan sebesar 0,15 persen poin menjadi 6,55 persen. Sebaliknya, wilayah perdesaan justru mengalami kenaikan angka pengangguran sebesar 0,33 persen poin menjadi 3,89 persen. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Pahlawan Devisa Terancam Pancung, Presiden Jangan Hanya Menonton!
Baca Berita Lainnya di Google News


























