
Aktivis Peduli Pendidikan Desak Kadiknas Jatim Tindak Tegas Kepala Sekolah Jual Seragam Mahal

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya - Massa yang tergabung dalam Jaringan Aktivis Demokrasi Indonesia (JADI) berunjukrasa di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Jawa Timur (Jatim). Mereka menuntut agar Kadiknas Jatim segera menindak oknum kepala sekolah yang melakukan pungli dengan modus menjual seragam sekolah mahal.
Dengan membawa poster bertuliskan tuntutannya, massa bergantian orasi di depan pintu masuk kantor Diknas Jatim di Jln Genteng Kali No.33, Genteng, Surabaya, Rabu (26/7/2023).
Usai beberapa saat berorasi, massa yang kecewa karena tidak ditemui pihak Diknas Jatim akhirnya membakar ban bekas. Bahkan massa juga mencoba masuk ke kantor Diknas untuk menemui langsung Kadiknas Jatim, namun dihalangi aparat kepolisian.
"Kami mau audiensi dengan Kepala Diknas Jatim terkait kasus mahalnya harga seragam yang dijual untuk siswa di salah satu sekolah di Tulungagung. Tapi ternyata tak ada respon, bahkan kita tidak ditemui,' Ujar koordinator aksi, Eri Mahmudi.
Dalam tuntutannya mereka meminta agar pihak Diknas Jatim bertindak cepat dengan memberikan sanksi terhadap oknum kepala sekolah nakal yang memberatkan siswanya terkait pembelian seragam.
"Jadi kepala Diknas jatim ini seakan membiarkan oknum kepala sekolah yang memberatkan siswanya untuk membeli seragam dengan harga yang cukup mahal. Ini merupakan bagian dari modus pungli," ungkap Eri Mahmudi.(joe)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



