VOICE Indonesia
Daerah

BPBD Jatim Edukasi Mitigasi Bencana di Museum Mpu Tantular

Farhan Sunday Mahardika - VOICEIndonesia.co
1001082058.jpg
BPBD Jatim Edukasi Mitigasi Bencana di Museum Mpu Tantular(Foto: Humas BPBD Jatim)

VOICEINDONESIA.CO, Sidoarjo – BPBD Jawa Timur berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur menggelar sosialisasi dan edukasi kebencanaan di Museum Negeri Mpu Tantular, Buduran, Sidoarjo. Kegiatan tersebut menyasar pengunjung dan pengelola museum sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Edukasi dikemas melalui berbagai kegiatan, mulai dari pengenalan jenis-jenis bencana di Jawa Timur, pelatihan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), simulasi gempa bumi, hingga simulasi pemadaman kebakaran. Rangkaian kegiatan berlangsung interaktif sehingga menarik perhatian para peserta yang hadir.

Kepala UPT Museum Negeri Mpu Tantular, Rica Puspita, Jumat 10 Juli 2026, menyambut baik kolaborasi tersebut karena dinilai memberikan manfaat bagi pengelola maupun pengunjung museum. Menurutnya, antusiasme peserta selama mengikuti edukasi kebencanaan terlihat sangat tinggi.

"Saya lihat antusias pengunjung tadi sangat luar biasa, semoga bisa menjadi pengalaman dan bekal dalam membangun mitigasi dan kesiapsiagaan saat terjadi bencana," ujar Rica.

Ia menambahkan, museum saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan benda dan naskah bersejarah, tetapi juga menjadi ruang edukasi publik yang harus mengikuti perkembangan zaman. Karena itu, materi kebencanaan dinilai penting untuk melengkapi fungsi edukasi yang dimiliki museum.

Salah seorang pengunjung asal Candi, Sidoarjo, Arum, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan sebelumnya belum memahami langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.

"Saya ini termasuk yang awam dengan ini. Akhirnya saya bisa kenal BPBD dan tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana. Terima kasih BPBD Jawa Timur dan Museum Mpu Tantular, senang sekali sudah dapat mengikuti pelatihan ini," kata Arum.(fsm)

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.