
Dua Mobil Tertimbun Longsor di Jalur Pacet-Cangar, Beberapa Korban Meninggal Dunia

VOICEINDONESIA.CO, Mojokerto - Dua mobil terseret dan tertimbun material longsoran tanah dan batu di jalur alternatif Pacet, Kabupaten Mojokerto–Cangar, Kota Batu, tepatnya di dekat kawasan wisata Air Terjun Watu Lumpang, Desa/Kecamatan Pacet, pada Kamis, 3 Maret 2025, siang.
Mobil jenis pikap berwarna putih dengan nomor polisi S 9137 NI dan Toyota Innova hitam terseret material tanah hingga ke jurang sedalam 30 meter.
Sejumlah korban dikabarkan meninggal dunia akibat tertimbun longsoran saat berada di dalam mobil.
Satu jasad korban berhasil dievakuasi dari dalam mobil Innova setelah empat jam pencarian oleh tim gabungan. Korban diketahui bernama Masjid Zatmo Setio (30), warga Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, yang langsung dibawa ke RS Sumberglagah, Pacet.
📖 Baca Juga ↗Polri Kirim Tim K9 SAR Bantu Korban Gempa MyanmarSementara itu, beberapa korban lain masih terjebak di dalam mobil pikap bersama tumpukan material tanah dan belum berhasil dievakuasi.
Proses pencarian para korban yang tertimbun material longsor terus dilakukan hingga sore hari dalam kondisi hujan.
Diduga, korban tewas lebih dari tiga orang yang berada di dalam pikap dan minibus Innova. Alat berat didatangkan untuk mencari para korban lainnya yang masih tertimbun tanah longsor.
Petugas Jagawana Tahura Soeryo menuturkan bahwa pihaknya masih melakukan pencarian bersama tim relawan lainnya.
"Kami masih terus melakukan pencarian para korban yang diduga lebih dari tiga orang. Karena kondisi tanah yang labil dan hujan yang terus turun, kami harus berhati-hati. Saat ini, jalur ini kami tutup sementara dan dialihkan ke jalur lain," kata Sukamto.
📖 Baca Juga ↗Jumlah Korban Gempa di Myanmar Capai 4.600 OrangProses evakuasi berjalan dramatis karena medan yang terjal serta terkendala cuaca dan alat yang kurang memadai. Hingga petang kemarin, petugas kepolisian, Basarnas, BPBD, dan relawan yang berada di lokasi akhirnya sepakat untuk menunda proses pencarian korban dan melanjutkannya pagi ini.
"Mengingat hujan yang tidak berhenti serta tanah yang labil dan berlumpur, operasi SAR kami hentikan dan akan dilanjutkan besok (hari ini, Red) dengan tim ahli dari Basarnas," ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Sutarto, di lokasi.
Akibat peristiwa ini, lalu lintas di jalur alternatif antara kedua daerah tersebut untuk sementara ditutup total.
Penutupan berlaku di dua arah, baik dari Pacet, Kabupaten Mojokerto, maupun dari Cangar, Kota Batu. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya korban tambahan, mengingat kondisi jalur yang masih diguyur hujan deras sehingga rawan terjadi longsor susulan.
Tim SAR gabungan dan relawan kini terus melakukan evakuasi. Kondisi kedua mobil yang tertimbun longsor dan berada di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 30 meter cukup menyulitkan tim evakuasi.(joe)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



