
Surabaya Fashion Festival Tutup Perayaan HUT Kota Pahlawan

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Mega-event tahunan Surabaya Fashion Festival (SFF) memasuki tahun kedua pelaksanaannya dan siap menyuguhkan kemeriahan yang jauh lebih heboh dari tahun sebelumnya.
Ada lomba drum band, baris berbaris di antara peserta fashion.
Event akbar yang merupakan hasil kolaborasi apik antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Harian Memorandum ini digelar khusus dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.
Istimewanya, SFF tahun ini akan memanfaatkan momentum dan menyambung langsung dengan agenda Car Free Day (CFD) di sepanjang koridor ikonik Jalan Tunjungan.
Ribuan peserta dari berbagai kalangan dipastikan akan memadati kawasan tersebut sejak pagi.
Acara ini rencananya akan dilepas secara resmi oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, tepat pada pukul 09.00 WIB.
Setelah bendera start dikibarkan, para peserta yang mengenakan beragam kreasi busana terbaik dan unik akan berjalan memamerkan karyanya menuju garis finis di Balai Kota Surabaya.
Kemeriahan parade mode jalanan ini diperkirakan akan berlangsung semarak hingga seluruh rangkaian acara selesai sekitar pukul 14.00 WIB.
Direktur Memorandum, Ahmad Syaiku, mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa atas kelanjutan sinergi besar ini.
Menurutnya, dipercayanya Memorandum untuk mengawal event sebesar SFF merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang sangat tinggi.
"Kami merasa sangat bangga atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh Pemkot Surabaya. Kami diberi amanah untuk ikut menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya yang ke-733," kata Ahmad Syaiku.
Syaiku menambahkan, SFF edisi kedua ini bukan sekadar acara satu hari. Agenda ini telah dirancang sebagai rangkaian festival tahunan yang padat dan menarik.
Kemeriahan sudah akan mulai terasa sejak hari Jumat 19 Juni 2026 dan Sabtu 20 Juni 2026 melalui berbagai agenda pendukung, sebelum akhirnya ditutup dengan puncak acara yang spektakuler pada hari Minggu 21 Juni 2026.
Mengingat skala acara yang begitu besar dan lokasinya yang strategis menyatu dengan area CFD, Ahmad Syaiku juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melewatkan momentum langka ini.
"Kepada warga Surabaya dan sekitarnya, kami sangat berharap panjenengan semua ikut ambil bagian dan menjadi bagian dari sejarah gawe akbar di hari jadi kota tercinta ini," serunya.
Di akhir pernyataannya, Syaiku menyampaikan apresiasi, rasa hormat, dan terima kasih yang mendalam kepada Wali Kota Eri Cahyadi beserta seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Surabaya yang telah memberikan dukungan total.
Ucapan terima kasih juga mengalir kepada seluruh petugas di lapangan, panitia, serta pihak keamanan yang menjaga jalannya acara agar tetap kondusif, terutama dalam mengatur peralihan arus lalu lintas dari momen CFD hingga festival berakhir siang hari. Secara khusus, apresiasi tinggi diberikan kepada jajaran kepolisian yang mengawal ketat jalur protokol kota.
"Kepada semua petugas dan pihak yang terlibat dalam acara ini, termasuk kepolisian Polrestabes Surabaya, kami sampaikan salam presisi dan matur nuwun yang sebesar-besarnya," pungkas Syaiku.
Bagi warga yang ingin menyaksikan langsung kreativitas arek-arek Suroboyo, pastikan untuk datang lebih awal di arena CFD Jalan Tunjungan pada Minggu, 21 Juni 2026, dan bersiaplah menjadi saksi kemeriahan Surabaya Fashion Festival 2026.(joe)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



