
Pegiat Usaha Harus Pekerjakan Warga Bandar Lampung 10 Persen

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menekankan kepada pelaku atau penggiat usaha yang menjalankan usahanya agar 10 persen dari karyawannya merupakan warga kota ini.
"Ya, hal itu guna mengurangi angka pengangguran di kota ini. Jadi saya sudah minta itu kepada pengusaha di kota ini agar 10 persen karyawannya adalah warga Bandarlampung," kata Eva Dwiana usai membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang), di Bandarlampung, Senin.
Menurut ia, angka 7,4 persen pengangguran di kota ini sudah mulai menurun apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga : Kemnaker Tanda Tangani 29 Naskah Kerja Sama Dengan Mitra Strategis
"Pengangguran sebetulnya sudah turun, karena semua penggiat usaha yang akan didirikan di Kota Bandarlampung seperti hotel, reddoorz, dan usaha pariwisata syaratnya satu harus menerima pekerja Bandarlampung 10 persen," katanya.
Ia pun menyampaikan, Pemkot Bandarlampung akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menekan tingkat pengangguran di kota ini.
"Tentunya ini tidak bisa kami atasi sendiri dan perlu kolaborasi dari Provinsi Lampung dan juga Pemerintah Pusat," kata dia.
Eva pun mengatakan bahwa pemerintah kota juga telah mengupayakan agar kualitas sumber daya manusia di kota ini terus meningkat sehingga dunia industri pun mampu menyerap mereka.
"Anak SMA harus kuliah, dengan target 2 ribu anak bisa kuliah di tahun ini semoga hal itu juga bisa menekan pengangguran serta meningkatkan SDM di kota ini," katanyta. *
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



