
Latihan Perdana, Persebaya Langsung Genjot Latihan Fisik dan Taktik

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Keputusan tersebut diambil karena Persebaya hanya memiliki waktu terbatas sebelum menjalani laga 99th Anniversary Game menghadapi PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo pada 19 Juli 2026. Kondisi itu membuat seluruh aspek permainan harus dipersiapkan secara bersamaan sejak hari pertama latihan.
Sesi latihan dipimpin langsung pelatih kepala Bernardo Tavares dan menjadi kali pertama seluruh pemain berkumpul di lapangan setelah menyelesaikan rangkaian pemeriksaan medis serta pengukuran performa fisik.
Sebelumnya, skuad Persebaya menjalani medical check-up terintegrasi bersama Mayapada Hospital Surabaya dan tes kebugaran menggunakan teknologi sports science VALD Performance. Hasil dari seluruh pemeriksaan tersebut menjadi dasar bagi tim pelatih dalam menyusun program latihan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pemain.
"Saya senang dengan apa yang sudah dipersiapkan klub sejauh ini. Kami mendapatkan banyak data penting dari hasil pemeriksaan medis dan tes fisik. Itu sangat membantu tim pelatih untuk menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan pemain sehingga proses persiapan bisa berjalan lebih efektif," ujarnya.
Pelatih asal Portugal itu juga mengapresiasi dukungan klub yang dinilainya telah menyediakan fasilitas memadai untuk menunjang proses persiapan tim menghadapi musim baru.
"Kami memiliki fasilitas yang bagus untuk bekerja setiap hari. Klub memberikan dukungan yang sangat baik kepada tim. Karena itu kami harus membayar semua kepercayaan tersebut dengan bermain bagus, bekerja keras, dan memberikan yang terbaik untuk Persebaya," lanjutnya.
Menurut Tavares, materi latihan sejak hari pertama sengaja dirancang tidak hanya berfokus pada peningkatan kondisi fisik, tetapi juga mulai membangun pemahaman taktik. Langkah itu sekaligus mempercepat adaptasi para pemain anyar dengan pola permainan Persebaya.
"Hari ini kami mulai menggabungkan aspek fisik dan taktik dalam sesi latihan karena kami memiliki cukup banyak pemain baru yang harus segera beradaptasi dengan cara bermain tim," jelasnya.
Tavares mengakui masa persiapan musim ini lebih menantang dibandingkan musim sebelumnya karena jadwal pertandingan datang lebih cepat. Karena itu, keseimbangan antara latihan fisik, teknik, taktik, dan mental menjadi prioritas tim pelatih.
"Persiapan kali ini memang cukup menantang karena jadwal pertandingan datang lebih cepat dibanding musim lalu. Karena itu kami tidak bisa hanya fokus pada aspek fisik. Kami harus menyeimbangkan latihan fisik, taktik, teknik, dan mental agar pemain siap menghadapi kompetisi dalam waktu yang relatif singkat," ujarnya.
Atas pertimbangan tersebut, elemen permainan langsung dimasukkan dalam sesi latihan perdana agar pemain dapat memahami identitas permainan tim tanpa mengabaikan perkembangan kondisi fisik.
"Itulah alasan mengapa sejak latihan pertama kami langsung memasukkan elemen taktik. Kami harus beradaptasi dengan situasi yang ada dan memastikan pemain berkembang tanpa mengalami kelelahan berlebihan," tutup Coach Tavares.(joe)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



