
Program MBG Telah Jangkau 12.516 Siswa di Bojonegoro

VOICEINDONESIA.CO, Bojonegoro - Program Pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bojonegoro hingga kini terus berjalan . Namun dari 112 dapur yang dibutuhkan baru terdapat 4 dapur yang resmi beroperasi dengan jumlah sasaran yang terjangkau sebanyak 12.516 siswa terlayani.
Sebaran dapur SPPG sebagai mitra mandiri dari Badan Gizi Nasional (BGN) di Bojonegoro, yakni SPPG Taman Rajekwesi, telah melayani sebanyak 2.838 siswa. SPPG Mitra Mandiri Desa Sukorejo , sebanyak 3.270 siswa .
Selanjutnya SPPG Desa Monoranu , Dander yang menyediakan 3.370 siswa dan SPPG Desa Bandungrejo , Ngasem dengan 3.001 siswa.
Hal ini disampaikan Dandim 0813 Bojonegoro , Letkol CZI Arief Rochman Hakim saat mengunjungi salah satu SPPG . Namun demikian tegas Arief masih jauh dari kebutuhan ideal guna menjangkau seluruh siswa yang berhak menerima manfaat.
"Ini masih jauh dari ideal karena target kita diharapkan bisa menjangkau 240 ribu siswa se - Kabupaten Bojonegoro," kata Dandim 0813 Bojonegoro , Arief Rochman.
📖 Baca Juga ↗Bareskrim Ungkap Narkotika Jaringan Malaysia-RI di RiauKeterbatasan jumlah dapur yang beroperasi membuat distribusi makan bergizi sementara hanya dilakukan di beberapa sekolah sasaran. Sementara sisanya masih menunggu giliran.
Letkol CZI Arief Rochman menambahkan untuk memenuhi cakupan sasaran yang jumlahnya mencapai 240 ribu siswa, Balita dan ibu hamil saat ini harus bisa menyediakan 112 titik lokasi dapur sehat.
"Idealnya memang harus ada sebanyak 112 dapur . Diharapkan ini bisa segera dibangun secara bertahap," tambahnya.
Salah seorang Kepala SPPG di Bojonegoro , Riski Indah Pertiwi menyampaikan, telah mulai melayani sekolah dan puskesmas di Kecamatan Kota.
‘’Disediakan 21 menu makanan setiap bulannya,” terangnya.
Hal ini akan menjangkau para siswa mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan sederajat. Selain itu untuk kelompok rentan, yakni balita, ibu hamil dan ibu menyusui.
Diharapkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bojonegoro bisa terus berjalan dan memberikan manfaat besar demi terwujudnya generasi sehat 2045.(joe)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



