
Ini Alasan Riau Masih Jadi Jalur Rawan Penyelundupan Narkoba Internasional

VOICEINDONESIA.CO, Pekanbaru – Polda Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional di jalur perairan Selat Akar, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (2/5/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas menyita barang bukti berupa 27 kilogram sabu serta ratusan cartridge vape yang diduga mengandung zat etomidate.
Wakapolda Riau, Brigjen Pol. Hengki Haryadi, menyatakan bahwa pengungkapan ini menegaskan kerawanan wilayah perairan Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
“Sebagian besar pengungkapan kasus narkoba berasal dari luar negeri. Ini menandakan wilayah perairan Riau masih rawan dimanfaatkan jaringan internasional,” ujar Hengki di Pekanbaru, dikutip dari laman Humas Polri, Senin (4/5/2026).
Operasi penangkapan yang melibatkan Bea Cukai ini menyasar dua tersangka berinisial K dan S yang diduga bertindak sebagai kurir lintas negara.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menjelaskan bahwa penangkapan berlangsung dramatis di tengah laut.
Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur karena pelaku mencoba melarikan diri saat pengejaran speedboat.
“Saat dihentikan, pelaku sempat mencoba melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur. Salah satu tersangka terkena tembakan di bagian kaki,” jelas Aldi.
Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif selama dua pekan setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol. Putu Yudha Prawira, menambahkan bahwa wilayah pesisir timur Sumatera masih menjadi jalur favorit penyelundupan narkotika.
Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan mengembangkan program pencegahan berbasis masyarakat guna menekan peredaran gelap narkoba.
Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda Riau.
Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus guna memburu pengendali utama dan mengungkap jaringan distribusi yang lebih luas di balik penyelundupan tersebut. (af)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



