VOICE Indonesia
Daerah

Usai Dideportasi dari Malaysia, 50 PMI Akhirnya Tiba di Batam

Afifah - VOICEIndonesia.co
Usai Dideportasi dari Malaysia, 50 PMI Akhirnya Tiba di Batam
Usai Dideportasi dari Malaysia, 50 PMI Akhirnya Tiba di Batam
VOICEINDONESIA.CO, Batam - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau memfasilitasi pemulangan 50 Pekerja Migran Indonesia (PMI) deportasi dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Pekan Nenas dan KJRI Johor Bahru, Malaysia, menuju Batam, Kamis (4/9/2025). Proses pemulangan dilakukan melalui Pelabuhan Stulang Laut, Johor, menggunakan kapal MV Citra Legacy yang berangkat pukul 11.00 waktu setempat. Kapal tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center sekitar pukul 13.00 WIB. Baca Juga: Janji Para Menteri Baru Prabowo Setelah Dilantik  Berdasarkan Brafaks Nomor 2100/WN/B/09/2025/06, dari total 50 WNI/PMI, terdapat 18 laki-laki, 20 perempuan, dan 2 anak. Kepala BP3MI Batam, Kombes Imam Riyadi, mengimbau para pekerja migran untuk selalu menaati aturan keberangkatan. Baca Juga: Lewat Program M, KJRI Bantu Pulangkan 166 PMI dari Malaysia  “Pastikan berangkat secara prosedural, supaya aman sejahtera,” ujarnya. Setibanya di Batam, para PMI menjalani pemeriksaan dokumen keimigrasian (SPLP/Paspor) oleh Imigrasi Pelabuhan Batam Center, pemeriksaan kesehatan oleh Balai Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Batam, serta pemeriksaan barang bawaan oleh Bea dan Cukai.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Batam Center#Deportasi#Johor Bahru#PMI
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.