VOICE Indonesia
Daerah

Wabup Sidoarjo Sidak Tiga Lokasi Disinyalir Pusat Penyakit Masyarakat

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.co
1326939.webp
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, memimpin inspeksi mendadak di tiga lokasi yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi, perjudian, hingga peredaran minuman keras(Foto: Dok Kominfo Sidoarjo)

VOICEINDONESIA.CO, Sidoarjo – ‎Operasi yang melibatkan Satpol PP, TNI, Polri, serta unsur Forkopimka itu menyasar warung remang-remang di kawasan selatan Pabrik Gula Krembung, lokalisasi Krengseng di Kecamatan Krian, serta sejumlah tempat karaoke dan lokasi tongkrongan di Desa Lebo.

‎Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat perempuan yang diduga bekerja sebagai wanita penghibur, menemukan berbagai jenis minuman keras, serta mendapati sejumlah pengunjung tidak membawa kartu identitas.

Di kawasan Krengseng, Mimik menegaskan penertiban harus dilakukan secara berkelanjutan agar lokasi yang selama ini menjadi pusat penyakit masyarakat tidak kembali beroperasi. Ia juga meminta bangunan liar yang digunakan untuk aktivitas ilegal segera dibongkar sesuai prosedur setelah melalui tahapan administrasi.

‎"Kalau memang berpindah tempat, segera dibersihkan. Jangan sampai dibiarkan berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Begitu terlihat ada aktivitas lagi, langsung ditertibkan," kata Mimik, Senin 13 Juli 2026.

‎Saat sidak di Desa Lebo, Mimik juga menyoroti keberadaan lapak karaoke dan tempat tongkrongan yang berdiri di atas tanah kas desa (TKD). Ia meminta pemerintah desa segera melakukan pendataan, penataan, dan memastikan pemanfaatan aset desa memberikan kontribusi terhadap pendapatan desa.

"Kepala desa yang baru harus segera mendata dan menata ulang, berapa jumlah lapaknya, bagaimana pengelolaannya, dan berapa pemasukan untuk desa. Tadi juga kami menemukan berbagai jenis minuman keras di lokasi serta pengunjung yang tidak membawa kartu identitas," ujarnya.

‎Meski sebagian lokasi yang disasar telah kosong diduga akibat bocornya informasi operasi, Mimik menilai hal itu menjadi bahan evaluasi agar penertiban berikutnya lebih efektif. Menurutnya, kawasan yang selama ini identik dengan praktik prostitusi, perjudian, dan peredaran miras harus dibersihkan serta dapat dialih fungsikan menjadi ruang terbuka hijau atau fasilitas publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

‎Ia memastikan razia serupa akan terus dilakukan bersama aparat penegak hukum untuk menciptakan kondisi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif. "Razia akan terus kami lakukan. Sikat habis! Sidoarjo harus bersih, nyaman, dan asri," kata Mimik.(joe)

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.