
Wabup Sidoarjo Sidak Tiga Lokasi Disinyalir Pusat Penyakit Masyarakat

VOICEINDONESIA.CO, Sidoarjo – Operasi yang melibatkan Satpol PP, TNI, Polri, serta unsur Forkopimka itu menyasar warung remang-remang di kawasan selatan Pabrik Gula Krembung, lokalisasi Krengseng di Kecamatan Krian, serta sejumlah tempat karaoke dan lokasi tongkrongan di Desa Lebo.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat perempuan yang diduga bekerja sebagai wanita penghibur, menemukan berbagai jenis minuman keras, serta mendapati sejumlah pengunjung tidak membawa kartu identitas.
Di kawasan Krengseng, Mimik menegaskan penertiban harus dilakukan secara berkelanjutan agar lokasi yang selama ini menjadi pusat penyakit masyarakat tidak kembali beroperasi. Ia juga meminta bangunan liar yang digunakan untuk aktivitas ilegal segera dibongkar sesuai prosedur setelah melalui tahapan administrasi.
"Kalau memang berpindah tempat, segera dibersihkan. Jangan sampai dibiarkan berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Begitu terlihat ada aktivitas lagi, langsung ditertibkan," kata Mimik, Senin 13 Juli 2026.
Saat sidak di Desa Lebo, Mimik juga menyoroti keberadaan lapak karaoke dan tempat tongkrongan yang berdiri di atas tanah kas desa (TKD). Ia meminta pemerintah desa segera melakukan pendataan, penataan, dan memastikan pemanfaatan aset desa memberikan kontribusi terhadap pendapatan desa.
"Kepala desa yang baru harus segera mendata dan menata ulang, berapa jumlah lapaknya, bagaimana pengelolaannya, dan berapa pemasukan untuk desa. Tadi juga kami menemukan berbagai jenis minuman keras di lokasi serta pengunjung yang tidak membawa kartu identitas," ujarnya.
Meski sebagian lokasi yang disasar telah kosong diduga akibat bocornya informasi operasi, Mimik menilai hal itu menjadi bahan evaluasi agar penertiban berikutnya lebih efektif. Menurutnya, kawasan yang selama ini identik dengan praktik prostitusi, perjudian, dan peredaran miras harus dibersihkan serta dapat dialih fungsikan menjadi ruang terbuka hijau atau fasilitas publik yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia memastikan razia serupa akan terus dilakukan bersama aparat penegak hukum untuk menciptakan kondisi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif. "Razia akan terus kami lakukan. Sikat habis! Sidoarjo harus bersih, nyaman, dan asri," kata Mimik.(joe)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



